Burung Jalak Kebo (commons.wikimedia.org/Afada Zanjabila Arifin)
Selain memiliki tubuh yang tidak cocok bagi kutu kerbau, jalak kebo juga memiliki kebiasaan merawat bulu secara rutin. Perilaku ini disebut preening, yaitu kegiatan burung menyisir, merapikan, dan membersihkan bulunya menggunakan paruh. Jalak kebo akan mengambil bulu dengan paruh secara bergantian untuk menghilangkan kotoran atau benda kecil yang menempel di sela-selanya.
Perawatan tersebut penting karena bulu bukan sekadar penutup tubuh bagi burung. Bulu membantu burung terbang, menjaga suhu tubuh, dan melindungi kulit, sehingga kondisinya perlu tetap terawat. Jalak kebo juga kerap mandi untuk membersihkan tubuh dan bulunya dari kotoran yang menempel. Namun, kebiasaan tersebut bukan berarti jalak kebo bebas dari semua jenis parasit karena burung tetap dapat memiliki parasit yang memang mampu hidup pada tubuh burung.
Fakta bahwa jalak kebo tidak dipenuhi kutu saat bertengger di kerbau bukan berarti ia kebal terhadap kutu. Burung ini bisa bertengger di punggung kerbau karena kutu seperti Haematopinus tuberculatus memang memiliki tubuh dan cara hidup yang sesuai dengan inang mamalia, bukan burung. Sementara itu, kebiasaan jalak kebo mendekati kerbau lebih berkaitan dengan peluang mendapatkan makanan yang mudah ditemukan di sekitar hewan tersebut.