Tidak semua ikan memiliki sisik, tetapi ikan yang memilikinya memiliki salah satu dari empat variasi: plakoid, kosmoid, ganoid, atau sikloid dan ktenoid. Sisik seringkali berkembang di kemudian hari dalam kehidupan ikan. Sisik tumbuh dari kulit dan berfungsi sebagai perisai terhadap predator, penyakit, dan habitat.
Sisik juga berfungsi sebagai kamuflase, dengan beberapa sisik seperti cermin bahkan memberikan ilusi tak terlihat dengan menangkap cahaya saat mengenai air, kemudian menyebarkan pantulannya ke berbagai arah. Tergantung pada spesiesnya, sisik bervariasi dalam ukuran, bentuk, distribusi, dan fungsi. Tuna, misalnya, hanya memiliki sisik yang menonjol pada bagian tubuh yang membutuhkan perlindungan ekstra. Sebagian besar ikan mempertahankan sisiknya setelah memilikinya, tetapi ada beberapa spesies yang melepaskannya sebagai umpan predator. Nah, dalam artikel ini kita akan mengenal lebih dalam jenis-jenis sisik ikan. Berikut penjelasannya!
