Kucing senior dapat menunjukkan tanda-tanda penuaan dengan berbagai cara. Namun, beberapa tanda ini dapat tumpang tindih dengan proses penyakit, artinya penting untuk mendiskusikan perubahan fisik dan perilaku kucing kamu dengan dokter hewan. Berikut adalah tanda-tandanya:
Seiring bertambahnya usia kucing, tubuhnya pun lebih banyak membutuhkan istirahat. Meskipun mereka mungkin menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur siang, penuaan normal bukan berarti lesu, penurunan aktivitas yang tiba-tiba atau drastis, kaku, atau berkurangnya kemampuan melompat. Tanda-tanda ini menunjukkan sudah saatnya kucing kesayanganmu diperiksa.
Seiring bertambahnya usia, serat-serat di lensa mata mengental, sehingga kamu mungkin melihat sedikit kekeruhan atau kabut biru keabu-abuan di mata kucing. Perubahan normal yang berkaitan dengan usia ini disebut sklerosis lentikular, berbeda dengan katarak pada kucing yang menghambat penglihatan dan memerlukan penanganan. Tanda-tanda penglihatan terganggu biasanya kucing lebih sering menabrak benda, tampak bingung, atau menunjukkan perilaku hati-hati.
Masalah gigi, seperti penumpukan karang dan penyakit gusi merupakan masalah umum ketika kucing usianya bertambah. Namun, hal ini bukanlah sesuatu yang dapat diabaikan sebagai konsekuensi tak terhindarkan dari penuaan. Perawatan gigi rutin sepanjang hidup kucing, termasuk pembersihan gigi profesional, dapat membantu mencegah atau mengurangi perubahan mulut yang terkait dengan penuaan dan mendukung umur panjang.
Seiring bertambahnya usia kucing, perawatan diri bisa menjadi lebih sulit karena kucing tidak lagi begitu fleksibel. Bulu yang kusut dan kusam dapat mengindikasikan bahwa kucing kesulitan merawat diri. Kamu dapat membantunya dengan menyikat bulunya menggunakan sikat berbulu lembut setidanya sekali seminggu.
Penurunan nafsu makan adalah hal yang normal terjadi pada kucing yang lebih tua. Penglihatan dan indra penciuman kucing yang lebih tua akan mulai menurun. Untuk memastikan kucing mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, sangat penting untuk memberi mereka makanan khusus untuk kucing yang lebih tua. Demi merangsang nafsu makan kucing, kamu dapat mencoba menghangatkan makanan. Namun, jika nafsu makan menurun drastis, kamu harus segera membawanya ke dokter agar kucing tidak mengalami kekurangan nutrisi.
Seiring bertambahnya usia kucing, mereka mungkin mengalami inkontinensia. Hal ini dapat mengakibatkan kucing tidak dapat mencapai kotak pasir tepat waktu ketika mereka perlu buang air kecil. Sebaiknya sediakan beberapa kotak pasir tambahan dan letakkan di berbagai tempat di rumah.
Perubahan tidak hanya tampak secara fisik, yang mana pemilik juga mungkin akan melihat perubahan perilakunya. Seiring bertambahnya usia, kucing yang sangat ramah mungkin menjadi sedikit lebih pendiam, dan kucing yang pemalu mungkin menjadi lebih penyayang. Penting untuk memperhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan kucing yang menunjukkan bahwa suasana hatinya mungkin berubah. Hal-hal seperti mengibaskan ekor atau geraman rendah dapat mengindikasikan bahwa kucing mungkin tidak ingin dipeluk atau tidak nyaman jika kamu mengelusnya.
Seiring bertambahnya usia kucing, pemilik mungkin akan menyadari bahwa mereka menjadi lebih banyak bersuara. Indra kucing akan mulai tumpul seiring bertambahnya usia, menyebabkan mereka tidak dapat melihat, mendengar, atau mencium dengan baik. Penurunan indra ini bisa menjadi alasan kucing lebih sering bersuara, karena kucing mungkin memanggil untuk mengetahui di mana mereka berada.