Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat menimbulkan kabut asap yang membuat langit tampak merah. Fenomena ini terjadi ketika partikel asap di atmosfer memengaruhi cara cahaya Matahari melewati udara. Akibatnya, warna merah dan oranye terlihat lebih dominan di atmosfer, terutama ketika Matahari berada dekat cakrawala.
Namun, warna langit tidak hanya ditentukan oleh banyaknya asap, tetapi juga oleh kondisi atmosfer dan posisi Matahari. Perubahan warna tersebut juga tidak selalu menunjukkan seberapa tinggi tingkat pencemaran udara di suatu wilayah. Untuk memahami fenomena ini, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang penyebab langit merah, durasi kemunculannya, dan proses kembalinya langit ke kondisi normal.
