Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan semakin menarik perhatian banyak pihak. Bukan hanya pemerintah Indonesia, tetapi kabar ini juga menjadi perhatian negara tetangga Malaysia. Terbaru, pemerintah Malaysia dan Brunei bahkan mengirimkan protes serta catatan diplomatik. Kenapa bisa begitu?
Masalahnya, saat kebakaran melanda, kebakaran tersebut bukan hanya menghanguskan hutan dan merusak ekosistem di dalamnya. Lebih dari itu, kebakaran yang terjadi juga menghasilkan asap. Gak hanya berdiam di satu wilayah, asap kebakaran hutan dapat terbawa hingga ribuan kilometer jauhnya dari zona kebakaran. Bagaimana itu bisa terjadi? Berikut penjelasannya!
