Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menarik Red Fruit Bat, Apakah Memakan Buah Ara?

5 Fakta Menarik Red Fruit Bat, Apakah Memakan Buah Ara?
Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi jamaican fruit-eating bat (commons.m.wikimedia.org/Tobusaru)

Red fruit bat atau kelelawar buah merah juga dikenal sebagai kelelawar pemakan buah ara. Mereka berada dalam famili Phyllostomidae dan memiliki nama ilmiah Stenoderma rufum. Warna bulunya beragam, mulai dari tan hingga cokelat gelap. Kelelawar ini mempunyai daun hidung tegak dan bentuknya seperti renda dengan warna kecokelatan. Telinganya runcing, matanya kecil dan berbentuk lonjong dengan iris berwarna cokelat.

Menariknya, kelelawar yang ada di Puerto Rico ternyata lebih cokelat gelap daripada mereka yang berada di St. John. Sama seperti kebanyakan hewan, jantan lebih besar daripada betina. Walaupun tidak banyak informasi yang tersedia, fakta berikut masih bisa membantumu mengenalinya lebih jauh.

1. Wilayah penyebaran red fruit bat

Wilayah penyebaran red fruit bat (commons.m.wikimedia.org/A proietti)
Wilayah penyebaran red fruit bat (commons.m.wikimedia.org/A proietti)

Habitat asli kelelawar buah merah adalah hutan kering subtropis atau tropis. Mereka bias kamu temui di Pulau Puerto Rico dan Kepulauan Virgin AS, St. John dan St. Thomas. Seekor betina yang sedang hamil juga pernah ditemukan di Pulau St. Croix, hal tersebut menunjukkan bahwa ada populasi yang berkembang biak di pulau itu juga.

Animalia menginformasikan bahwa sebagian besar spesies kelelawar ini berada di Hutan Nasional Luquillo. Hutan hujan yang terletak di bagian timur laut Puerto Rico. Itu adalah area pegunungan yang curah hujannya lebih ari 2.000 mm setiap tahunnya.

2. Apakah hanya memakan buah ara saja?

Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi jamaican fruit bat (commons.m.wikimedia.org/Bio.Mundi18)
Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi jamaican fruit bat (commons.m.wikimedia.org/Bio.Mundi18)

Kelelawar buah merah juga dikenal sebagai kelelawar pemakan buah ara, makanan utamanya adalah buah-buahan. Tapi, sebenarnya tidak ada bukti bahwa mereka memakan buah ara, lho. Berdasarkan informasi dari El Yunque National Forest, di Pegunungan Luquillo, kelelawar ini biasanya memakan buah dari trumpet-wood tree (Cecropia peltata), bullet-wood tree (Manilkara bidentata) dan sierra palm (Prestoea montana). Jika makanan tersebut tidak tersedia, kelelawar buah merah bisa mengonsumsi buah mangga, nektar buah dan pisang.

3. Tidak mengurangi aktivitasnya saat cahaya bulan terang

Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi jamaican fruit bat (commons.m.wikimedia.org/Karin Schneeberger)
Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi jamaican fruit bat (commons.m.wikimedia.org/Karin Schneeberger)

Sebagai noktural, kelelawar buah merah lebih aktif saat malam hari. Kebanyakan hewan noktural cenderung mengurangi aktivitasnya saat cahaya bulan terang, mengapa demikian? Saat itu, pemangsa yang aktif di malam hari lebih mudah untuk mencari mangsa karena cahaya bulan yang cerah. Tapi, kelelawar buah merah tampaknya tetap mencari makan atau pasangan terlepas apakah saat itu bulan purnama atau tidak.

4. Sistem perkawinan kelelawar buah merah

Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi Lesser short-nosed fruit bat (commons.m.wikimedia.org/Anton 17)
Gambar tersebut bukan red fruit bat, tapi Lesser short-nosed fruit bat (commons.m.wikimedia.org/Anton 17)

Tidak banyak informasi yang tersedia mengenai sistem perkawinan kelelawar buah merah. Tapi, jantan biasanya cenderung kawin selama musim kemarau daripada musim hujan. Sementara itu, betina akan kawin sepanjang tahun dan sifatnya poliestrus. Musim juga mempengaruhi ukuran embrionya, lho.

Embrio yang lebih kecil sering muncul selama musim kemarau dibandingkan musim hujan. Saat anaknya lahir, tubuhnya ditutupi bulu kecuali bagian wajah yang berwarna merah muda dan tak berbulu. Saat lahir, tubuhnya sepanjang 45 mm, panjang lengan bawahnya 29,4 mm dan lebar sayapnya 201 mm.

5. Status keberadaan kelelawar buah merah

Red fruit bat (hydrodictyon.eeb.uconn.edu)
Red fruit bat (hydrodictyon.eeb.uconn.edu)

IUCN mengklasifikasikan kelelawar buah merah sebagai Vulnerable atau rentan terhadap kepunahan. Dari penetapan itu, spesies kelelawar ini memang tidak punah, tapi menghadapi resiko kepunahan yang tinggi dalam jangka menengah di masa depan. Bisa dikatakan bahwa kelelawar buah merah memiliki persebaran terkecil dari semua spesies kelelawar yang hidup di Puerto Riko.

Kelelawar ini diklasifikasikan sebagai rentan terhadap kepunahan karena diduga adanya penurunan geografis di pulau tepatnya berada karena dampak buruk dari badai Hugo dan Georges.

Sekarang kamu tahu bahwa red fruit bat sangat misterius, tidak banyak informasi tentangnya yang tersedia. Tapi, setidaknya kamu tahu bahwa makanan mereka tidak terdiri dari buah ara atau masih belum ada bukti pasti apakah mereka memakan buah tersebut atau tidak. Sayangnya, informasi mengenai kemampuan dan cara berkomunikasinya sangat terbatas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Shore Plover, Burung Unik yang Hidup di Lingkungan Ekstrem

02 Apr 2026, 15:49 WIBScience