Jauh sebelum Piramida Mesir berdiri, masyarakat prasejarah di berbagai wilayah dunia telah membangun monumen dari batu berukuran besar. Situs megalit ini memiliki bentuk beragam, mulai dari makam berlorong hingga kompleks batu yang diduga digunakan untuk kegiatan ritual. Pembangunannya menunjukkan kemampuan manusia pada masa itu dalam merancang struktur yang bertahan selama ribuan tahun.
Sebagian situs tersebut dibangun ketika peralatan logam belum digunakan secara luas. Dengan teknologi yang tersedia saat itu, masyarakat pra sejarah mampu memindahkan dan menyusun batu dalam jumlah besar. Bahkan, beberapa monumen diperkirakan berusia lebih tua daripada Piramida Agung Giza yang dibangun sekitar 2600-2500 SM.
