Evaluasi PBSI Usai Tanpa Gelar di 4 Turnamen Tur Eropa

- PBSI gagal meraih gelar di empat turnamen tur Eropa 2026 dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional bulu tangkis Indonesia.
- Eng Hian menilai ada progres positif dari pemain muda, namun konsistensi di momen krusial masih menjadi tantangan utama yang perlu dibenahi.
- Evaluasi mencakup aspek teknis, fisik, mental, dan recovery sebagai persiapan menuju Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 di Ningbo, China.
Jakarta, IDN Times - PBSI nir gelar usai mengikuti rangkaian empat turnamen tur Eropa musim ini. Berdasarkan capaian yang diraih, PBSI melakukan evaluasi untuk timnya.
PBSI menurunkan skuadnya untuk berlaga mulai dari German Open 2026, All England 2026, Swiss Open 2026, hingga Orleans Masters 2026. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian menilai daya saing para atlet Indonesia menunjukkan progress yang cukup baik.
1. Hasil akhir tak sesuai harapan

Eng Hian mengakui secara capaian, hasil yang diraih tim Indonesia belum sesuai harapan. Namun, Eng Hian mengaku ada beberapa progres yang ditunjukkan, terutama oleh pemain muda.
“Kalau melihat hasil memang belum sesuai harapan, tetapi dari sisi performa dan progres, kami melihat ada perkembangan yang cukup baik. Daya saing pemain terlihat, terutama saat menghadapi pemain top dunia,” ujar Eng Hian dalam keterangan tertulis.
2. Evaluasi soal konsistensi
Eng Hian menyoroti kemampuan beberapa wakil Indonesia untuk melaju jauh hingga babak-babak akhir turnamen. Menurut Eng Hian, konsistensi jadi sorotan utama dari evaluasi untuk tim Indonesia kali ini.
“Yang perlu ditingkatkan adalah konsistensi di momen-momen krusial. Dari situ biasanya menjadi pembeda antara menang dan kalah. Ini yang terus kami benahi bersama tim pelatih,” kata Eng Hian.
3. Lakukan evaluasi untuk tatap turnamen selanjutnya

Eng Hian mengakui, selain aspek teknis, faktor fisik, mental, dan recovery juga terus menjadi perhatian PBSI. Terutama mengingat padatnya jadwal turnamen di tahun 2026.
“Hasil di tur Eropa ini akan menjadi pijakan penting untuk langkah selanjutnya, dengan berbagai perbaikan yang akan dilakukan secara bertahap dan terukur,” kata Eng Hian.
Selanjutnya, tim Indonesia akan menatap Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 yang akan berlangsung di Ningbo, China pada 7-12 April 2026.














