KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter)
Pekerjaan dilakukan secara bertahap sejak September 2026. Dari tujuh trainset tersebut, dua di antaranya selesai sesuai jadwal, sementara lima lainnya selesai lebih cepat antara satu sampai enam hari dari target masing-masing. Salah satu trainset dapat diselesaikan enam hari lebih awal, dari target 5 Oktober menjadi 29 September 2026.
KRL yang kembali berdinas merupakan rangkaian SF12, atau terdiri dari 12 kereta dalam satu trainset. Kesiapan rangkaian SF12 penting untuk mendukung kapasitas pelayanan pada lintas dengan mobilitas pelanggan yang tinggi.
Bogor Line menjadi salah satu lintas tersibuk dalam jaringan Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari–Agustus 2026, lintas ini telah melayani 105.704.913 pelanggan, atau rata-rata sekitar 435 ribu pelanggan per hari.
"Kembalinya tujuh trainset ini menambah kesiapan sarana untuk melayani mobilitas masyarakat di Bogor Line. Percepatan penyelesaian menjadi hasil positif, namun keselamatan tetap menjadi standar utama sebelum setiap rangkaian kembali digunakan dalam pelayanan," kata Anne.