Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp14.390 per Dolar

Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp14.390 per Dolar
ilustrasi uang (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Jakarta, IDN Times – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hampir tidak mengalami perubahan pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (15/3/2021).

Dikutip dari Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp14.390 per dolar AS pagi ini. Itu berarti rupiah melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp14.385 per dolar.

1. Nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain

default-image.png
Default Image IDN

Selain dolar, berikut nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya hari ini.

Rupiah melemah 109 poin menjadi Rp11.140 terhadap dolar Australia

Rupiah melemah 20 poin menjadi Rp2.208 terhadap Yuan Tiongkok

Rupiah melemah 172 poin menjadi Rp17.168 terhadap euro

Rupiah melemah 213 poin menjadi Rp20.006 terhadap British pound

Rupiah melemah 18 poin menjadi Rp1.850 terhadap dolar Hongkong

Rupiah melemah 1,14 poin menjadi Rp131,61 terhadap yen Jepang

Rupiah melemah 0,13 poin menjadi Rp12,64 terhadap won Korea

Rupiah melemah 90 poin menjadi Rp10.627 terhadap dolar Singapura

Rupiah melemah 4,2 poin menjadi Rp466,9 terhadap baht Thailand

Rupiah melemah 4,4 poin menjadi Rp508,2 terhadap dolar Taiwan

2. Rupiah menguat pada akhir pekan

Ilustrasi uang saku (IDN Times/Shemi)
Ilustrasi uang saku (IDN Times/Shemi)

Sebelumnya pada akhir pekan lalu rupiah ditutup menguat 0,14 persen ke level Rp14.385.

Penguatan tersebut melanjutkan penguatan di perdagangan hari sebelumnya di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup ke level Rp14.405.

3. Pergerakan rupiah dipengaruhi stimulus AS

ilustrasi uang Rupiah (IDN Times/Shemi)
ilustrasi uang Rupiah (IDN Times/Shemi)

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra pada Jumat mengatakan penguatan rupiah hari itu disebabkan euforia pasar menanggapi pengesahan stimulus jumbo AS sebesar 1,9 triliun dolar AS.

Stimulus tersebut mendorong pelaku pasar masuk ke aset berisiko. “Termasuk ke aset rupiah,” katanya kepada IDN Times.

Presiden AS Joe Biden Juga mengatakan bahwa stimulus itu akan membantu mendongkrak ekonomi AS dan juga memberi dampak pemulihan pada ekonomi dunia secara keseluruhan. “Dan mitra dagang kami diuntungkan di seluruh dunia sebagai konsekuensinya,” kata Biden pada pertemuan Virtual Quad Leader’ Summit pada Jumat waktu AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
Rehia Sebayang
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Microsoft Kucurkan Rp170,37 Triliun untuk Perkuat AI di Jepang

06 Apr 2026, 17:40 WIBBusiness