Jakarta, IDN Times - Pemerintah memastikan telah memperhitungkan risiko kebijakan energi Indonesia, termasuk pengurangan ekspor gas ke Singapura di tengah ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM) dari negara tersebut.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui Indonesia masih mengimpor sebagian kebutuhan bensin RON 90 atau Pertalite dari Singapura.
"Kita kan tahu, teman-teman kan tahu bahwa RON 90 itu kan sebagian masih impor dari negara sebelah. Saya sudah memperhitungkan semuanya, saya sudah mempertimbangkan semuanya," kata Bahlil kepada jurnalis di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/10/2026).
