Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bantuan Pangan Februari–Maret 2026 Naik, Jangkau 33,2 Juta KPM

Bantuan Pangan Februari–Maret 2026 Naik, Jangkau 33,2 Juta KPM
Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman (badanpangan.go.id)
Intinya sih...
  • Jumlah penerima bantuan pangan Februari–Maret 2026 meningkat menjadi 33,2 juta KPM.
  • Pemerintah menyiapkan 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.
  • Program bantuan pangan ditujukan menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan menjelang Idulfitri.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Pemerintah menambah jumlah penerima bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan program ini akan menjangkau 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), meningkat signifikan dibandingkan program serupa sebelumnya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut mencakup beras 10 kilogram (kg) dan minyak goreng MinyaKita 2 liter per KPM untuk setiap bulan. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus menopang daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

Table of Content

1. Jumlah penerima bantuan meningkat 81,9 persen

1. Jumlah penerima bantuan meningkat 81,9 persen

Pemerintah menambah penerima bantuan pangan Februari–Maret 2026 menjadi 33,2 juta KPM dengan beras 10 kg dan MinyaKita 2 liter.
Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah mulai menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Oktober-November 2025 kepada 3.003.244 penerima bantuan pangan (PBP). (dok. Bulog Jateng)

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menjelaskan, jumlah penerima bantuan pangan Februari–Maret 2026 diperluas hingga 81,9 persen dibandingkan program sebelumnya yang menjangkau 18,2 juta KPM per bulan.

“Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, Badan Pangan Nasional melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran bantuan pangan 10 kilogram dan 2 liter MinyaKita selama dua bulan sebesar 33,2 juta KPM,” kata Amran dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Program bantuan pangan ini menyasar masyarakat pada desil I hingga IV, sejalan dengan basis penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Penyaluran dilakukan sekali salur untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.

2. Bulog siapkan beras 664,8 ribu ton dan MinyaKita 132,9 KL

Pemerintah menambah penerima bantuan pangan Februari–Maret 2026 menjadi 33,2 juta KPM dengan beras 10 kg dan MinyaKita 2 liter.
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (IDN Times/Aryodamar)

Untuk mendukung program tersebut, Perum Bulog menyiapkan stok pangan dalam jumlah besar. Secara total, Bulog akan mengeluarkan beras sebesar 664,8 ribu ton dan minyak goreng sebanyak 132,9 ribu kiloliter untuk penyaluran dua bulan.

Anggaran yang disiapkan pemerintah untuk pelaksanaan bantuan pangan ini mencapai Rp11,92 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan menjangkau seluruh penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan.

Amran menyebut, program bantuan pangan ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi pangan, khususnya pada periode meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga.

3. Bulog pastikan penyaluran sebelum Idulfitri

IMG-20250906-WA0017.jpg
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (IDN Times/Aryodamar)

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan Bulog dalam menyalurkan bantuan pangan sesuai jadwal. Menurutnya, persiapan telah dilakukan sejak jauh hari agar bantuan dapat diterima masyarakat sebelum Idulfitri.

“Terkait dengan Bulog penyaluran bantuan pangan di Februari dan Maret, kami kebetulan sudah melaksanakan Rakortas dengan Menko Perekonomian tiga hari yang lalu. Syukur alhamdulillah sudah diputuskan dari Rakortas Menko Perekonomian,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, Bulog telah menyiapkan mekanisme distribusi untuk menjangkau sekitar 30 juta lebih penerima manfaat pada tahap pertama bantuan pangan 2026. Penyaluran direncanakan berlangsung sepanjang Februari dan Maret.

“Sudah ditentukan bulan Februari dan Maret akan dilaksanakan penyaluran Banpang kepada lebih kurang, 30 juta penerima manfaat, direncanakan,” ujar Rizal.

4. Lanjutan program bantuan pangan 2025

Pemerintah menambah penerima bantuan pangan Februari–Maret 2026 menjadi 33,2 juta KPM dengan beras 10 kg dan MinyaKita 2 liter.
Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah mulai menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Oktober-November 2025 kepada 3.003.244 penerima bantuan pangan (PBP). (dok. Bulog Jateng)

Program bantuan pangan Februari–Maret 2026 merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa yang telah dilaksanakan sepanjang 2025. Pada tahun lalu, Bapanas dan Bulog menjalankan dua tahap bantuan pangan beras.

Tahap pertama dilakukan pada Juni dan Juli 2025 dengan penyaluran beras 10 kg per bulan kepada 18,2 juta KPM. Selanjutnya, pada Oktober dan November 2025, pemerintah menambahkan paket bantuan berupa minyak goreng 2 liter dengan jumlah penerima yang sama.

Badan Pangan Nasional menyatakan stok pangan nasional dalam kondisi mencukupi untuk mendukung program tersebut. Amran sebelumnya menegaskan ketersediaan cadangan beras pemerintah masih berada pada level aman.

“Stok beras kita banyak. Cadangan Beras Pemerintah di Bulog hari ini masih ada 3,2 juta ton. Jadi sangat cukup,” ujar Amran.

FAQ seputar bantuan pangan

Berapa jumlah penerima bantuan pangan Februari–Maret 2026?

Sebanyak 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat akan menerima bantuan pangan.

Apa saja bantuan pangan yang diberikan pemerintah?

Setiap KPM menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng MinyaKita per bulan.

Siapa yang menyalurkan bantuan pangan tersebut?Siapa yang menyalurkan bantuan pangan tersebut?

Penyaluran bantuan pangan dilakukan oleh Perum Bulog.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Purbaya Ngaku Sudah Lama Tahu Dugaan Safe House di Kasus Bea Cukai

07 Feb 2026, 09:32 WIBBusiness