Jakarta, IDN Times - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkirakan pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 2 persen oleh Bank Indonesia (BI) akan memberikan tambahan ruang likuiditas bagi perseroan sekitar 1 persen.
Direktur BCA Vera Eve Lim mengatakan, kebijakan tersebut menjadi dukungan bagi pertumbuhan industri perbankan nasional, termasuk BCA.
“Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia yang selalu mendukung pertumbuhan industri perbankan,” ujar Vera, dikutip Kamis (29/10/2026).
