Jakarta, IDN Times - Head of Macroeconomics & Market Research Permata Bank, Faisal Rachman, memproyeksikan posisi cadangan devisa pada akhir tahun akan berada di kisaran 143 miliar dolar AS–147 miliar dolar AS pada akhir tahun ini.
"Proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan posisi cadangan devisa pada akhir 2025 yang mencapai 156,47 miliar dolar AS," jelasnya kepada IDN Times, Sabtu (8/8/2026).
Adapun data posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 mencapai 145,3 miliar dolar AS atau Rp2.615 triliun. Angka tersebut turun tipis dibandingkan posisi pada akhir Juni yang sebesar 145,6 miliar dolar AS.
