Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat memberikan keynote speech bertajuk “Redefining Agency & Distribution: From Expanding Reach to Strengthening Protection”.
Dalam keynote speech bertajuk “Redefining Agency & Distribution: From Expanding Reach to Strengthening Protection”, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, menekankan pentingnya profesionalisme tenaga pemasar dalam membangun kepercayaan nasabah. Ia juga menyampaikan agenda reformasi OJK untuk meningkatkan standar industri, serta pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam mempersiapkan generasi berikutnya di industri asuransi.
“AI tidak akan menggantikan tenaga profesional di industri asuransi. Namun, tenaga profesional yang mampu memanfaatkan AI secara efektif akan memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya. Fokus kita bukan tentang jumlah SDM, tetapi kualitas SDM. SDM berkualitas yang adaptif, kompeten, dan mampu memanfaatkan AI akan menjadi penggerak utama masa depan industri asuransi Indonesia,” ujar Ogi.
Meskipun industri, teknologi, cara masyarakat mencari informasi, dan ekspektasi nasabah terus berubah, kepercayaan tetap menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan dengan masyarakat. Kepercayaan tidak dibangun dalam satu pertemuan, melalui satu produk, maupun semata-mata dengan teknologi, tetapi dengan konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada setiap nasabah. Melalui Convention TADEA 2026, para tenaga pemasar diharapkan dapat memperoleh berbagai perspektif yang mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita datang dari perusahaan, kanal distribusi, latar belakang, dan perjalanan yang berbeda. Namun, kita memiliki satu tujuan yang sama, yakni membangun industri asuransi yang semakin dipercaya dan memberikan perlindungan yang semakin bermakna bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap Convention ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga insight yang dapat terapkan untuk terus meningkatkan kompetensi serta pelayanan kepada masyarakat,” jelas Antonius Probosanjoyo, Ketua Panitia TADEA 2026.