Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir, Rupiah Ambruk Lawan Dolar
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah merosot 52 poin atau 0,29 persen ke Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi.
  • Rupiah melemah 7,01 persen sejak awal tahun dan bergerak di rentang Rp16.169 hingga Rp18.209 dalam 52 minggu.
  • Lukman Leong memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS hari ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (18/8/2026) pagi

Rupiah melemah terhadap dolar AS dalam mengawali perdagangan.

pukul 09.05 WIB

Data Bloomberg mencatat rupiah merosot 52 poin atau 0,29 persen ke Rp17.850 per dolar AS.

hari ini

Lukman Leong memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nilai tukar rupiah melemah 52 poin atau 0,29 persen ke Rp17.850 per dolar AS.
  • Who?
    Rupiah, dolar AS, dan pengamat pasar uang Lukman Leong.
  • Where?
    Jakarta dan pasar perdagangan rupiah terhadap dolar AS.
  • When?
    Selasa (18/8/2026) pagi, dengan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB.
  • Why?
    Eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia setelah berakhirnya gencatan senjata AS-Iran.
  • How?
    Rupiah dibuka di Rp17.851 per dolar AS, lalu terpantau di Rp17.850 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rupiah di Jakarta turun saat perdagangan Selasa pagi. Dolar AS jadi lebih mahal, sampai Rp17.850. Data Bloomberg mencatat rupiah turun 52 poin. Lukman Leong bilang rupiah bisa melemah karena keadaan di Timur Tengah dan harga minyak mentah dunia naik setelah gencatan senjata AS-Iran berakhir juga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Selasa (18/8/2026) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB, rupiah terpantau merosot 52 poin atau 0,29 persen ke level Rp17.850 per dolar AS. Rupiah dibuka di posisi Rp17.851 per dolar AS, setelah pada penutupan sebelumnya parkir di Rp17.798 per dolar AS.

1. Rupiah diproyeksikan melemah seharian

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak dalam kisaran Rp17.844 hingga Rp17.853 per dolar AS. Rupiah melemah 7,01 persen sejak awal tahun, dengan pergerakan rentang 52 minggu berada di posisi Rp16.169 hingga Rp18.209 per dolar AS.

"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS," kata pengamat pasar uang, Lukman Leong.

2. Tekanan datang dari gencatan senjata AS dan Iran

Menurut Lukman, potensi tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi itu dipicu lonjakan harga minyak mentah dunia setelah berhentinya atau berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran.

"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia setelah berakhirnya gencatan senjata AS-Iran," kata Lukman.

3. Proyeksi pergerakan rupiah hari ini

Terkait dengan perkiraan nilai tukar sepanjang perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah akan berada pada rentang atau range harian di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article