Jakarta, IDN Times – Harga minyak mentah dunia kembali menembus 100 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp1,8 juta per barel untuk pertama kalinya dalam dua bulan. Kenaikan itu dipicu memanasnya konflik di Timur Tengah yang memunculkan kekhawatiran terhadap terganggunya pasokan energi global. Sehari sebelumnya, harga minyak acuan masih berada di kisaran 95 dolar AS (setara Rp1,7 juta) per barel.
Berdasarkan laporan media, minyak mentah Brent melonjak lebih dari 6 persen setelah mencatat kenaikan beruntun menyusul meningkatnya serangan militer AS terhadap Iran. Lonjakan tersebut juga dipengaruhi serangan kelompok Houthi terhadap kapal tanker minyak di Laut Merah yang mengancam jalur ekspor utama Arab Saudi.
