Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

KUR BRI Tembus Rp178 Triliun pada 2025, Jangkau Jutaan Debitur

KUR BRI Tembus Rp178 Triliun pada 2025, Jangkau Jutaan Debitur
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi. (Dok/IDN Times).
Intinya Sih
  • BRI menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur sepanjang 2025, dengan sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar hampir 45 persen dari total pembiayaan.
  • Selain KUR, BRI juga menyalurkan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP senilai Rp16,16 triliun untuk lebih dari 118.000 debitur dan mendukung program pembangunan 3 juta rumah bagi MBR.
  • Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
    Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur sepanjang Januari–Desember 2025.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, penyaluran KUR tersebut merupakan bagian dari dukungan perseroan terhadap berbagai program prioritas pemerintah, khususnya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dari total realisasi tersebut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan pembiayaan Rp80,09 triliun atau 44,97 persen dari total KUR yang disalurkan.

“BRI sejak awal memang menjadi backbone penyaluran KUR,” ujar Hery dalam konferensi pers Kinerja BRI, Kamis (26/2/2026).

1. BRI aktif salurkan pembiayaan perumahan lewat skema FLPP

Rumah FLPP Pusaka Kemantren di Desa Mantren Kecamatan Karangrejo Magetan. IDN Times/ Riyanto.
Rumah FLPP Pusaka Kemantren di Desa Mantren Kecamatan Karangrejo Magetan. IDN Times/ Riyanto.

Adapun fokus penyaluran KUR BRI tetap pada sektor-sektor produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan.

Selain KUR, BRI juga aktif dalam penyaluran pembiayaan perumahan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Hingga akhir 2025 BRI telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi sebesar Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118.000 debitur di seluruh Indonesia," tegasnya.

2. BRI turut mendukung program 3 juta rumah

Penyaluran rumah subsidi, Selasa (6/5/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)
Penyaluran rumah subsidi, Selasa (6/5/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)

Hery menambahkan, perseroan turut mendukung program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Untuk 2026, BRI menargetkan penyaluran FLPP dapat mencapai sekitar 60.000 unit rumah bersubsidi," ungkapnya.

Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan strategi BRI dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat peran intermediasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

3. Laba bersih BRI capai Rp57,13 triliun

Ilustrasi cadangan devisa. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi cadangan devisa. (IDN Times/Arief Rahmat)

Adapun sepanjang 2025, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp57,13 triliun. Angka tersebut turun sekitar 5,2 persen dibandingkan laba bersih 2024 yang mencapai Rp60,3 triliun.

Sementara itu, total aset BRI tumbuh 7,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2.135 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 7,4 persen (yoy) menjadi Rp1.467 triliun, didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA).

BRI turut mencatat penurunan cost of fund DPK menjadi 2,9 persen pada akhir 2025, membaik dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 3,1 persen.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More