ilustrasi para kolega berkolaborasi dalam mendiskusikan strategi bisnis (pexels.com/Yan Krukau)
Lonjakan laba bersih juga didukung oleh meningkatnya pendapatan investasi dari PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC), seiring kenaikan rata-rata harga minyak menjadi sekitar 117 dolar AS per BOEPD, dibandingkan sekitar 74 dolar AS per BOEPD pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, RAJA memperoleh tambahan kontribusi pendapatan investasi dari Grup Hafar serta membukukan keuntungan dari pembelian dengan harga murah (gain on bargain purchase) atas akuisisi participating interest di Blok Madura melalui PT Raharja Energi Cepu Tbk.
Dengan capaian di Semester I, pada paruh kedua 2026, RAJA akan melanjutkan berbagai inisiatif strategis, antara lain mempercepat pembangunan infrastruktur energi dan mengoptimalkan aset yang telah beroperasi. Perseroan menargetkan kombinasi pertumbuhan organik dan ekspansi yang terukur dapat menjaga momentum kinerja hingga akhir tahun.