Jakarta, IDN Times - Emirates Group mengumumkan laba bersih setelah pajak pada paruh pertama tahun keuangan 2026-2027 anjlok 66 persen secara tahunan menjadi 3,6 miliar dirham UEA atau setara Rp17,71 triliun (kurs Rp4920). Pada pengumuman kinerja keuangan di Dubai, Kamis (5/11/2026), laba grup sebelum pajak dilaporkan mencapai 4,1 miliar dirham UEA atau setara Rp20,17 triliun.
Penurunan kinerja grup aviasi asal Uni Emirat Arab ini dipicu oleh penutupan wilayah udara berkala dan lonjakan harga bahan bakar avtur akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Selain laba yang terpangkas, total pendapatan grup turut turun 12 persen menjadi 66,2 miliar dirham UEA atau setara Rp325,70 triliun, meski masih tertahan oleh performa divisi kargo.