Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wamenkeu Suahasil Wanti-Wanti Dapur MBG yang Masih Pakai LPG Subsidi
Menu makanan bergizi gratis dari dapur SPPG. (Linna Susanti/IDN Times).
  • Suahasil Nazara menyatakan SPPG seharusnya tidak menggunakan barang subsidi dalam pelaksanaan program MBG.
  • Kepala BGN Sudaryono telah meminta dapur MBG tidak memakai energi bersubsidi dan mengomunikasikan aturan tersebut kepada pengelola SPPG.
  • Masyarakat dipersilakan melaporkan temuan penggunaan subsidi yang tidak sesuai melalui media sosial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (6 /8/2026)

Suahasil Nazara merespons sorotan penggunaan barang subsidi oleh SPPG dalam program MBG. Ia menyatakan SPPG seharusnya tidak memakai barang subsidi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah meminta dapur MBG atau SPPG tidak menggunakan energi dan barang subsidi.
  • Who?
    Suahasil Nazara, Sudaryono selaku Kepala BGN, pengelola SPPG, dan masyarakat.
  • Where?
    Jakarta, serta SPPG di sekitar lingkungan masyarakat.
  • When?
    Kamis (6 /8/2026).
  • Why?
    Subsidi energi, termasuk listrik, ditujukan bagi masyarakat yang tidak mampu dan penerima yang berhak.
  • How?
    BGN mengomunikasikan larangan penggunaan energi bersubsidi, sementara masyarakat dapat menyampaikan temuan melalui media sosial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Suahasil bilang dapur MBG tidak boleh memakai barang subsidi. Dapur itu dikelola SPPG. Pak Sudaryono dari BGN juga sudah bilang begitu. Orang-orang boleh melihat SPPG dekat rumah. Kalau ada subsidi dipakai tidak sesuai, mereka boleh memberi tahu lewat media sosial. Pemerintah ingin subsidi energi untuk orang yang tidak mampu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelibatan masyarakat dalam pengawasan SPPG membuka ruang bagi temuan penggunaan subsidi yang tidak sesuai untuk disampaikan melalui media sosial. Langkah ini sejalan dengan penertiban yang mulai dikomunikasikan BGN dan tujuan pemerintah agar subsidi energi, termasuk listrik, dimanfaatkan oleh masyarakat tidak mampu sebagai penerima yang dituju.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara merespons sorotan terkait penggunaan barang subsidi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Suahasil memahami kebijakan pemerintah saling berkaitan dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, pelaksanaan MBG juga berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan energi serta memastikan subsidi diberikan kepada pihak yang berhak.

"Tapi SPPG ya harusnya nggak pakai barang subsidi dong. Ya kan? Kan itu yang tadi disampaikan," katanya dalam Ngobrol Seru by IDN Times "Subsidi Energi dan Ketahanan Energi: Menata Reformasi Subsidi untuk Indonesia yang Lebih Tangguh, dikutip Kamis (6/8/2026).

1. Masyarakat diminta ikut awasi SPPG

Ilustrasi SPPG. (IDN Times/Larasati Rey)

Suahasil mengapresiasi masyarakat yang terus mengingatkan pemerintah terkait penggunaan subsidi. Dia juga meminta masyarakat ikut mengawasi SPPG di sekitar lingkungan masing-masing.

Masyarakat dipersilakan menyampaikan temuan terkait penggunaan subsidi yang tidak sesuai melalui media sosial (medsos). Pengawasan publik dinilai penting agar subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar sampai kepada penerima yang dituju.

"Saya terima kasih sekali kalau diingatkan terus. Saya terima kasih sekali kalau teman-teman ikut mengawasi SPPG di sekeliling rumahnya," ujar dia.

2. Kepala BGN sudah mulai menertibkan SPPG

Kepala BGN, Sudaryono dalam konferensi pers terkait temuan anomali rekening pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kantor BGN, Kamis (31/7/2026). (IDN TIMES/ Lia Hutasoit)

Suahasil menyebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono sudah menegaskan dan meminta dapur MBG tidak menggunakan energi bersubsidi. Hal tersebut dikomunikasikan agar seluruh pengelola SPPG memahami aturan penggunaan barang subsidi.

"Makanya Pak Sudaryono dengan lantang dia bilang tidak boleh lagi pakai energi yang bersubsidi. Ya memang harus seperti itu. Nah itu baru dikomunikasikan," paparnya.

3. Pemerintah pastikan subsidi tepat sasaran

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara. (IDN TImes/Teatrika Handiko Putri)

Suahasil menegaskan, pemerintah ingin memastikan setiap subsidi yang diberikan benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok yang membutuhkan. Dia mengatakan subsidi energi, termasuk listrik, harus diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu.

"Nah ini tentu dua sisi, sisi pengawasan, sisi pemerintahnya juga harus terus melakukan trobosan-trobosan kebijakan," kata mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article