Jakarta, IDN Times – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menangguhkan tarif impor tertentu untuk daging sapi selama 90 hari pada akhir Agustus. Kebijakan yang diumumkan Presiden Donald Trump itu bertujuan menekan harga daging giling dengan menyediakan kuota 300 ribu metrik ton potongan daging tanpa lemak bertarif lebih rendah, masing-masing hingga 100 ribu metrik ton untuk September, Oktober, dan November 2026.
Kebijakan tersebut menuai penolakan ketika peternak AS bersiap menjual sapi. Harga sapi hidup langsung merosot 3,4 persen pada hari proklamasi ditandatangani, sehingga Asosiasi Peternak Amerika Serikat (USCA), Asosiasi Daging Sapi Nasional (NCBA), dan Biro Pertanian (FB) menyampaikan penentangan keras.
