AS Akan Tetapkan Tarif Tambahan untuk Kapal Spanyol dan Batasi Impor

- Komisi Maritim Federal AS mengusulkan tarif 200 ribu dolar AS per kapal berbendera Spanyol di pelabuhan AS serta pembatasan impor sejumlah produk Spanyol.
- Langkah tersebut dikaitkan dengan pemblokiran tiga kapal AS di pelabuhan Spanyol yang membawa senjata dan material pertahanan terkait Israel.
- Spanyol akan menganalisis rencana itu sambil melindungi kepentingan perusahaannya, sedangkan Komisi Eropa berkoordinasi dengan Madrid dan meninjau respons kebijakan.
Jakarta, IDN Times - Komisi Maritim Federal Amerika Serikat (AS) (FMC) mengumumkan rencana menetapkan tarif khusus kepada kapal berbendera Spanyol dan pembatasan impor. Pengumuman ini memicu ketegangan antara AS dan Spanyol.
“Setelah melalui proses investigasi, pemerintah Spanyol sudah terbukti melakukan praktik pembatasan aktivitas pelabuhan. Alhasil, FMC menetapkan Spanyol sudah membuat kondisi yang tidak nyaman bagi kapal berbendera Spanyol,” ungkap FMC, dikutip dari El Mundo, Jumat (16/10/2026).
Setahun terakhir, relasi kedua negara terus memanas imbas masalah rendahnya anggaran pertahanan Spanyol di bawah ambang batas NATO. Selain itu, Madrid juga melarang pangkalan militernya digunakan Washington untuk meluncurkan serangan ke Iran.
1. Tetapkan tarif tambahan sebesar Rp3,6 miliar kepada kapal Spanyol

ilustrasi kapal barang (unsplash.com/carrier_lost) FMC mengatakan akan menetapkan tarif tambahan sebesar 200 ribu dolar AS (Rp3,6 miliar) bagi setiap kapal berbendera Spanyol yang beroperasi di pelabuhan AS. Tak hanya itu, akan ada pembatasan komersial untuk produk Spanyol, seperti keramik, minyak, kosmetik, batu, gula, dan permen.
Meskipun demikian, tarif tambahan dan pembatasan impor produk Spanyol ini masih belum resmi ditetapkan dan masih berstatus usulan. Rencana ini sebagai lanjutan dari serangkaian pembatasan dan sanksi kepada Spanyol.
Penyebab utama penetapan sanksi ini terkait langkah Spanyol yang memblokir tiga kapal AS di pelabuhannya. Sebab, kapal kargo tersebut membawa senjata dan material untuk pertahanan dikirimkan dari atau ke Israel.
2. Spanyol akan melindungi kepentingan perusahaannya

ilustrasi bendera Spanyol (pexels.com/adrian-bradley) Menanggapi rencana tarif ini, Spanyol mengatakan akan menganalisa laporan tersebut. Madrid menekankan akan mempertahankan dan melindungi kepentingan negara dan perusahaan Spanyol dari sanksi baru AS ini.
Dilansir Democrata, Spanyol akan melanjutkan komitmen ekonomi dan perdagangan dengan AS. Madrid menyebut akan mempertahankan stabilitas perdagangan dan membangun relasi komersial yang konstruktif dengan Washington.
3. Uni Eropa masih menganalisa rencana tarif ke kapal Spanyol

ilustrasi bendera Uni Eropa (pexels.com/marco) Komisi Eropa mengaku masih menganalisa dengan hati-hati paket sanksi baru dari pemerintahan Presiden AS, Donald Trump kepada Spanyol. Brussels memastikan bahwa kepentingan Uni Eropa (UE) dan seluruh anggotanya akan menjadi yang utama.
“Komisi Eropa masih menganalisa pengumuman ini, kami sudah berkomunikasi dengan otoritas Spanyol. Seperti biasanya, kami akan berkomitmen besar dalam mempertahankan kepentingan UE dan anggotanya dengan menetapkan kebijakan yang sesuai,” paparnya.






















