Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penjelasan Menteri PU Soal Kunker Pakai Fasilitas Pesawat Negara

Penjelasan Menteri PU Soal Kunker Pakai Fasilitas Pesawat Negara
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya Sih
  • Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pesawat yang digunakannya untuk kunjungan kerja adalah aset negara yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan, bukan private jet sewaan pribadi.
  • Dody menyebut penggunaan pesawat nonkomersial dilakukan karena jadwal kerja yang padat, memungkinkan dirinya berpindah antarprovinsi dan kabupaten dalam waktu singkat untuk meninjau proyek infrastruktur.
  • Ia menegaskan kegiatan kunjungan kerja sering berlangsung hingga malam hari, sehingga fasilitas pesawat negara digunakan demi efisiensi mobilitas dan kelancaran tugas kementerian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo angkat mengenai penggunaan pesawat nonkomersial saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Indonesia Timur yang ramai diperbincangkan di media sosial. Dia memastikan pesawat tersebut bukan private jet sewaan.

Dody menyebut pesawat yang digunakannya merupakan aset negara yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Itu adalah pesawat milik negara yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Kamis, (23/7/2026).

1. Gunakan pesawat nonkomersial karena agenda padat

IMG-20260206-WA0007.jpg
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi Jembatan Way Bungur, Lampung Timur. (Dok. IDN Times).

Menurut dia, penggunaan pesawat tersebut dilakukan karena kebutuhan mobilitas kerja yang padat. Sebagai Menteri PU, Dody harus berpindah dari satu daerah ke daerah lain dalam waktu yang terbatas untuk meninjau berbagai proyek infrastruktur.

“Kalau saya mendarat di bandara komersial itu lebih karena waktu. Banyak kesibukan di kantor pusat Jakarta, sehingga saya baru bisa berangkat di luar jadwal resmi penerbangan komersial,” ujarnya.

2. Bisa kunjungi beberapa daerah dalam sehari

IMG_20260515_124611.jpg
Menteri PU Dody Hanggodo cek langsung kondisi pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Dody mengatakan dalam satu hari dirinya dapat mengunjungi dua hingga tiga provinsi maupun beberapa kabupaten untuk memantau pekerjaan infrastruktur. Hal itu menjadi alasan penggunaan penerbangan nonkomersial dalam mendukung perjalanan dinasnya.

"Dalam satu hari saya bisa berpindah dua sampai tiga provinsi, bisa berpindah dua sampai tiga kabupaten. Makanya perlu menggunakan penerbangan nonkomersial,” papar Dody.

3. Aktivitas kunker bisa berlanjut hingga malam hari

antarafoto-menteri-pu-tinjau-arus-balik-lebaran-di-gt-kalikangkung-1775118926.jpg
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono (kiri) menyampaikan keterangan pers saat meninjau arus balik Lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/3). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Dody menambahkan, agenda kerja di daerah tujuan juga kerap berlangsung hingga larut malam. Setelah menyelesaikan kegiatan, ia kembali melanjutkan perjalanan ke lokasi lain pada hari berikutnya.

Dia memastikan pesawat yang digunakan merupakan pesawat negara dan bukan private jet sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Dody menyebut penggunaan fasilitas tersebut semata untuk menunjang pelaksanaan tugasnya sebagai Menteri PU.

"Sampai saat ini, sepengetahuan saya, saya lebih suka tetap menggunakan pesawat negara, bukan private jet seperti yang disebutkan selama ini,” kata Dody.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More