Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Peruri dan Telkom Jajaki Pengembangan Kriptografi Pascakuantum
Peruri dan Telkom Jajaki Pengembangan Kriptografi Pascakuantum. (Dok/Istimewa).
  • PERURI dan Telkom menandatangani MoU di DTIIF 2026 untuk menjajaki kriptografi pascakuantum guna mengantisipasi risiko keamanan digital dari perkembangan komputasi kuantum.
  • Kolaborasi mencakup pemetaan aset kriptografi, penilaian kesiapan sistem, mitigasi risiko, penerapan pada layanan digital, serta peningkatan kompetensi SDM dengan acuan standar BSSN.
  • Kerja sama menjadi bagian inisiatif Quantum-Safe Indonesia bersama BSSN dan Danantara Indonesia untuk memperkuat ketahanan siber, layanan digital, dan kedaulatan digital nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk menjajaki pengembangan teknologi Post-Quantum Cryptography (PQC) atau kriptografi pascakuantum. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko keamanan digital seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Utama PERURI Teguh Arief Indratmoko dan Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026.

1. PERURI Perkuat Keamanan Digital Hadapi Era Pascakuantum

Peruri dan Telkom Jajaki Pengembangan Kriptografi Pascakuantum. (Dok/Istimewa).

Direktur Utama PERURI Teguh Arief Indratmoko mengatakan, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat layanan kepercayaan digital atau digital trust di tengah perkembangan teknologi.

“Sebagai bagian dari ekosistem digital trust nasional, PERURI melihat kesiapan menghadapi era pascakuantum sebagai bagian penting dari penguatan kepercayaan dalam layanan digital,” ujar Teguh dalam keterangan resmi, Rabu (28/10/2026).

Selama ini, PERURI menyediakan layanan identitas digital, sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan keamanan dokumen elektronik. Pengembangan teknologi pascakuantum diharapkan dapat memperkuat keamanan layanan tersebut dalam menghadapi tantangan teknologi mendatang.

2. Kolaborasi lintas institusi diperlukan untuk mempersiapkan ekosistem digital nasional

Peruri dan Telkom Jajaki Pengembangan Kriptografi Pascakuantum. (Dok/Istimewa).

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, kolaborasi lintas institusi diperlukan untuk mempersiapkan ekosistem digital nasional menghadapi perkembangan komputasi kuantum.

Menurut Nanang, kerja sama ini akan mencakup pemetaan aset kriptografi, penilaian kesiapan sistem keamanan, serta penyusunan langkah mitigasi risiko secara terstruktur. Meski demikian, implementasi teknisnya masih akan dikaji bersama para pihak.

"Ruang lingkup kerja sama meliputi penjajakan pengembangan teknologi PQC, penilaian kesiapan sistem keamanan, penerapan teknologi pada layanan digital, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia,"jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, PERURI dan Telkom akan mengoptimalkan kapabilitas masing-masing dengan mengacu pada kerangka dan standar keamanan siber BSSN, serta dukungan sinergi ekosistem dari Danantara Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan keamanan siber sekaligus mendukung kedaulatan digital nasional

3. Quantum-Safe Indonesia digagas, keamanan data digital diperkuat

ilustrasi cyber security (pexels.com/cottonbro studio)

Lebih lanjut, kolaborasi ini merupakan bagian dari inisiatif Quantum-Safe Indonesia yang juga melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Danantara Indonesia. Inisiatif tersebut bertujuan memperkuat kesiapan ekosistem digital nasional dalam menghadapi potensi ancaman terhadap keamanan informasi.

Perkembangan komputasi kuantum berpotensi memengaruhi keandalan metode kriptografi yang selama ini digunakan untuk melindungi data dan transaksi digital. Karena itu, pengembangan teknologi kriptografi pascakuantum menjadi salah satu langkah untuk menjaga keamanan layanan digital di masa depan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article