Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Bangga Panda Bond RI di China Kantongi Rating Tertinggi
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan China Lianhe Rating memberi peringkat AAA beroutlook stabil kepada Indonesia untuk penerbitan Panda Bond di pasar domestik China.
  • Panda Bond merupakan obligasi pemerintah Indonesia berdenominasi mata uang China, sementara AAA adalah peringkat kredit tertinggi dari lembaga pemeringkat keuangan.
  • Menurut Prabowo, peringkat tersebut didasarkan pada fundamental ekonomi solid, kebijakan efektif, ketahanan terhadap guncangan eksternal, dan inflasi terkendali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyebut lembaga pemeringkat asal China, China Lianhe Rating, memberikan peringkat AAA dengan outlook stabil kepada Republik Indonesia dalam penerbitan Panda Bond.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato penyampaian pengantar atau keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Lembaga rating Republik Rakyat Tiongkok, China Lianhe Rating, justru memberi rating AAA stable, yang merupakan level tertinggi dalam penerbitan Panda Bond untuk Republik Indonesia," kata Prabowo.

Panda Bond adalah surat utang atau obligasi asing berdenominasi mata uang China yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar domestik China. Rating AAA adalah peringkat kredit tertinggi yang diberikan oleh lembaga pemeringkat keuangan.

Menurutnya, China Lianhe Rating menilai fundamental ekonomi Indonesia solid, kebijakan pemerintah efektif, ekonomi tahan terhadap guncangan eksternal, dan inflasi terkendali.

"Kita menerima penilaian-penilaian ini sebagai pengingat, bahwa kredibilitas dibangun oleh konsistensi, kerja keras, dan kesungguhan," ujar dia.

Prabowo menambahkan, dunia tidak hanya melihat pengumuman-pengumuman yang disampaikan pemerintah, tetapi juga pelaksanaan dari kebijakan yang telah disampaikan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article