ilustrasi bisnis (Freepik.com/snowing)
Menurutnya, perbaikan juga diperlukan pada sistem perpajakan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin baik. Menurut Purbaya, peningkatan kinerja Kemenkeu tidak hanya berkaitan dengan penerimaan negara, tetapi juga mencakup kualitas pelayanan, proses bisnis, serta efektivitas belanja negara.
"Masih ada proses bisnis yang harus diperbaiki, pelayanan yang harus dipercepat, penerimaan yang harus diperkuat, dan kualitas belanja yang harus terus ditingkatkan," ujarnya.
Memasuki tahun kedua menjabat sebagai menteri keuangan, Purbaya juga meminta seluruh pejabat Kemenkeu untuk tidak berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Menurutnya, tantangan yang dihadapi Kemenkeu membutuhkan organisasi yang mampu bergerak lebih cepat, khususnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan dan mengambil keputusan.
Kecepatan tersebut, lanjut Purbaya, diperlukan agar Kemenkeu dapat merespons berbagai kebutuhan dan perubahan yang terjadi secara lebih efektif. Karena itu, setiap pejabat diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Guna mendukung tujuan tersebut, Kemenkeu melakukan rotasi, mutasi, promosi, serta pengisian jabatan di berbagai unit. Purbaya mengatakan para pejabat yang mengemban posisi baru telah dipilih berdasarkan kemampuan dan profesionalisme masing-masing.
"Penyegaran dalam organisasi diperlukan untuk memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang memiliki kapasitas dan kompetensi," jelasnya.