Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Purbaya soal Alumni LPDP Bangga Anak Jadi WNA: 20 Tahun Dia Akan Menyesal

Purbaya soal Alumni LPDP Bangga Anak Jadi WNA: 20 Tahun Dia Akan Menyesal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Konferensi Pers APBN KiTa edisi Januari. (IDN Times/Triyan)
Intinya Sih
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pernyataan kontroversial alumni LPDP DS yang viral karena menyebut tak ingin anaknya menjadi WNI, dan menilai pandangan itu tidak mencerminkan kondisi Indonesia.
  • Purbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia kuat dan optimistis dalam 20 tahun ke depan negara ini akan menjadi kekuatan ekonomi besar di dunia.
  • LPDP terus memperkuat kualitas SDM dengan dana abadi Rp180,8 triliun serta lebih dari 58 ribu penerima beasiswa, termasuk program afirmasi untuk kelompok prioritas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal pernyataan kontroversial yang disampaikan salah satu alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS.

DS sebelumnya menjadi sorotan publik usai menyampaikan pernyataan, “Cukup saya WNI, anak jangan”, yang kemudian viral dan menuai kecaman luas di media sosial. Pernyataan tersebut dinilai mencerminkan pesimisme terhadap masa depan Indonesia.

Menanggapi hal itu, Purbaya menegaskan pandangan negatif terhadap Indonesia tidak mencerminkan kondisi dan potensi bangsa secara keseluruhan. Ia menekankan, Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat, sehingga dalam jangka panjang, Indonesia justru diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.

"Teman-teman ada yang ngeledek, termasuk ada yang kemarin tuh, yang dibilang anaknya jangan warga negara Indonesia. Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel, karena 20 tahun lagi kita akan bagus banget," kata Purbaya dalam acara APBN KiTa Edisi Februari 2026, Senin (23/2/2026).

Adapun LPDP berkontribusi untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui dukungan pendidikan kelas terbaik dunia. LPDP memberikan kesempatan kepada anak bangsa untuk mengembangkan kompetensi pendidikan melalui beasiswa yang inklusif untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Pada 2026, LPDP membuka Pendaftaran Beasiswa Tahap I pada 23 Januari 2026. Sementara hingga 31 Desember 2025, capaian LPDP menunjukkan perkembangan signifikan. Dana abadi pendidikan yang dikelola telah mencapai Rp180,8 triliun.

Dari sisi penerima manfaat, sebanyak 58.444 orang tercatat sebagai penerima beasiswa. Selain itu, terdapat 29.638 orang penerima Beasiswa Afirmasi dan Targeted yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok prioritas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More