Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rusia-Ukraina Memanas, Rupiah Melemah ke Level Rp14.366

Rusia-Ukraina Memanas, Rupiah Melemah ke Level Rp14.366
Ilustrasi rupiah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah cukup tajam pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (22/2/2022).

Dikutip dari Bloomberg, rupiah melemah 39 poin ke level Rp14.366 per dolar AS sore ini. Pada penutupan sebelumnya, rupiah berada di level Rp14.327 per dolar.

1. Rusia-Ukraina makin panas

Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah melemah akibat penguatan dolar AS dilatarbelakangi hubungan Rusia-Ukraina yang semakin memanas.

Hubungan kedua negara itu memburuk setelah Presiden Vladimir Putin pada Selasa pagi mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk, serta duduk bersama dengan pemimpin separatis pro-Rusia.

“Dolar menguat terhadap mata uang lainnya karena Rusia memerintahkan pasukan ke bagian-bagian yang memisahkan diri dari Ukraina Timur, dan (negara-negara) Barat berjanji akan memberikan sanksi sebagai tanggapan,” kata Ibrahim.

2. Sanksi Barat

Presiden Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka pada Senin. Ia juga memerintahkan Angkatan Darat Rusia untuk mengerahkan pasukan ke daerah tersebut.

Seorang pejabat senior AS mengatakan langkah itu belum merupakan invasi lebih lanjut yang akan memicu sanksi paling keras, tetapi kampanye yang lebih luas bisa datang kapan saja.

“Selain itu, Inggris, Prancis dan Jerman setuju untuk menanggapi pengakuan Rusia atas wilayah yang memisahkan diri dengan sanksi, dan Gedung Putih mengatakan akan mengumumkan tindakan lebih lanjut,” kata Ibrahim.

3. Harga minyak naik

Pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak. Krisis yang semakin memanas itu telah mendorong harga minyak ke level tertinggi tujuh tahun, sementara safe-haven menguat, dan saham berjangka AS menukik.

Benchmark imbal hasil Treasury 10-tahun turun sebanyak 5,5 basis poin selama krisis Ukraina dan taruhan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.

Dalam perdagangan sore ini, rupiah ditutup melemah 39 poin walaupun sebelumnya sempat melemah 45 point. Sedangkan untuk perdagangan besok, Ibrahim menyebut mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah direntang Rp14.350-Rp14.400.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rehia Sebayang
Hana Adi Perdana
Rehia Sebayang
EditorRehia Sebayang

Related Articles

See More

5 Ide Bisnis dari Dunia Game, Konten Kreator hingga Boosting Rank!

06 Jun 2026, 07:32 WIBBusiness