Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Singgung Data IMF, Prabowo Sebut Ekonomi RI Terbesar Ketujuh Dunia
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)
  • Prabowo meminta masyarakat percaya diri terhadap kekuatan ekonomi Indonesia yang disebut berada di peringkat ketujuh dunia berdasarkan PPP.

  • Pernyataan itu disampaikan dalam Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta pada 22 Oktober 2026.

  • Prabowo merujuk daftar IMF dan menjelaskan PPP sebagai ukuran yang memperhitungkan perbedaan tingkat harga antarnegara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
22/10/2026

Prabowo menghadiri Rakornas TPAKD 2026 di JIEXPO Convention Centre, Jakarta. Dalam sambutannya, ia menyebut ekonomi Indonesia berada di peringkat ketujuh dunia berdasarkan PPP.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • Apa?
    Prabowo menyebut Indonesia memiliki ekonomi terbesar ketujuh di dunia berdasarkan produk domestik bruto yang diukur menggunakan PPP.
  • Siapa?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan tersebut.
  • Di mana?
    Pernyataan disampaikan di JIEXPO Convention Centre, Jakarta.
  • Kapan?
    Pernyataan disampaikan pada Kamis (22/10/2026) saat Rakornas TPAKD 2026.
  • Mengapa?
    Prabowo meminta masyarakat memiliki rasa percaya diri terhadap kekuatan dan posisi ekonomi Indonesia.
  • Bagaimana?
    Prabowo merujuk daftar ekonomi terbesar dunia yang dirilis IMF dengan pengukuran PPP, yang memperhitungkan perbedaan tingkat harga antarnegara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Prabowo bilang Indonesia adalah negara besar dan kuat. Ia menyebut ekonomi Indonesia berada di urutan ketujuh dunia menurut daftar IMF. Hal itu disampaikan saat acara TPAKD di Jakarta. Angka itu memakai PPP, yaitu cara membandingkan kemampuan membeli barang dengan memperhitungkan perbedaan harga antarnegara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernyataan Prabowo menyoroti posisi Indonesia dalam perekonomian dunia melalui ukuran PPP yang membandingkan daya beli antarnegara. Penjelasan tersebut memberikan konteks bahwa ukuran ekonomi tidak hanya dilihat dari angka PDB, tetapi juga kemampuan daya beli nyata, sekaligus mendorong kepercayaan diri terhadap kekuatan ekonomi Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat memiliki rasa percaya diri terhadap kekuatan ekonomi Indonesia. Dia menyebut Indonesia sebagai bangsa yang kaya dan besar, dengan posisi sebagai negara dengan ekonomi terbesar ketujuh di dunia berdasarkan purchasing power parity (PPP).

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

"Tapi yang saya tekankan adalah kita harus sekarang punya rasa percaya diri bahwa kita ini bangsa yang kaya, bangsa yang besar," kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo merujuk daftar ekonomi terbesar dunia yang dirilis Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). Dalam daftar tersebut, Indonesia menempati peringkat ketujuh berdasarkan produk domestik bruto (PDB) yang diukur menggunakan PPP.

Pengukuran PPP memperhitungkan perbedaan tingkat harga antarnegara untuk membandingkan kemampuan daya beli dan ukuran ekonomi secara lebih sebanding.

"Baru saja IMF mengeluarkan daftar urutan ekonomi terbesar di dunia ya, dari PPP/purchasing power parity ya, berarti kemampuan daya beli nyata dari ekonomi," ujar dia.

Prabowo menekankan pentingnya kepercayaan diri terhadap posisi Indonesia dalam perekonomian dunia. Dia juga menyebut Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi besar berdasarkan ukuran tersebut.

"Banyak negara, Indonesia hari ini ditempatkan dalam urutan ketujuh di dunia. Urutan ketujuh. We are the seventh biggest economy in the world. We are strong," kata orang nomor satu di Indonesia itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article