- Sisihkan minimal 10 persen dari THR-mu untuk ditabung. Ingat bahwa keuanganmu bukan semata-mata dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hari ini, namun juga kebutuhan tak terduga dan kebutuhan masa depan.
- THR dapat diinvestasikan dalam bentuk surat berharga negara ataupun logam mulia yang pastinya untuk memperoleh kuntungan lebih banyak dikemudian hari.
- Gunakan THR yang tersisa untuk memenuhi kebutuhan pokok hari raya. Perhitungkan kebutuhan pokok hari raya jauh sebelum hari H. Bila perlu sebelum bulan Ramadhan datang, kamu bisa menyisihkan pendapatanmu setiap bulan untuk kebutuhan hari raya, sehingga THR-mu tidak habis hanya untuk kebutuhan tersebut.
3 Tips Mengatur Penggunaan THR Biar Tidak Cuma Numpang Lewat

- THR sering membuat orang jadi lebih konsumtif, sehingga penting mengatur prioritas penggunaannya agar tidak cepat habis dan tetap bermanfaat untuk kebutuhan utama.
- OJK menyarankan THR dipakai dulu untuk melunasi utang, membayar kewajiban finansial, serta menunaikan zakat sebelum digunakan untuk hal lain.
- Setelah kewajiban terpenuhi, buat pos keuangan detail dengan menyisihkan sebagian untuk tabungan atau investasi, lalu gunakan sisa THR untuk kebutuhan dan keinginan hari raya secara bijak.
Jakarta, IDN Times - Pendapatan ekstra dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) yang didapatkan dari tempat bekerja, biasanya akan membuat orang menjadi lebih konsumtif.
Oleh karena itu, diperlukan langkah untuk mengatur prioritas penggunaan THR dengan persentase tertentu untuk kebutuhan hari raya, dari mulai untuk bersedekah hingga mencicil utang. Dengan begitu, penggunaan uang ini lebih bermanfaat.
Memang benar, THR memberikan kamu pendapatan yang lebih banyak dari biasanya, sehingga seringkali muncul perasaan untuk memenuhi keinginan. Sah-sah saja jika kamu ingin memenuhi keinginan, seperti membeli pakaian atau barang baru lainnya. Tapi tetap pakai prioritas. Bagaimana tips mengatur prioritas penggunaan THR?
Table of Content
1. Dahulukan membayar kewajiban

Berdasarkan situs resmi Otoritas Jasa Keuangan, dijelaskan bahwa sebaiknya THR diutamakan untuk membayar kewajiban keuanganmu seperti cicilan ataupun melunasi utangmu dan membayar zakat.
"Jangan sampai setelahnya kamu malah terjerat utang karena kekurangan dana," tulis OJK yang dikutip.
Dengan demikian, utamakan THR untuk melunasi utang terlebih dahulu agar dapat meringankan beban keuanganmu.
2. Buat pos keuangan secara detail

Sebelum menggunakan uang THR, sebaiknya buat pos keuangan terlebih dahulu.
3. Sisa THR dapat digunakan untuk penuhi keinginan

Setelah itu, barulah kamu dapat menggunakan sisa dari THR-mu untuk keinginan memenuhi kebutuhan hari raya lainnya seperti membeli pakaian baru, memberi angpau untuk keluarga dan kerabat, membeli makanan dan kue lebaran kesukaanmu (opor, ketupat, nastar), dan sebagainya.
Jadi, jangan biarkan THR-mu habis dalam sekejap hanya untuk memenuhi keinginan semata. Kelola THR dengan cerdas, jangan sampai bablas.
FAQ seputar Tips Mengatur Penggunaan THR Biar Tidak Cuma Numpang Lewat
| Mengapa THR perlu dikelola dengan baik? | THR merupakan pendapatan tambahan yang sebaiknya digunakan secara bijak. Jika tidak diatur dengan baik, uang tersebut bisa habis dengan cepat tanpa memberikan manfaat jangka panjang. |
| Apa prioritas pertama dalam menggunakan uang THR? | Prioritas utama adalah membayar kewajiban keuangan seperti cicilan, utang, atau zakat agar tidak menambah beban finansial di kemudian hari. |
| Mengapa perlu membuat pos keuangan dari THR? | Membuat pos keuangan membantu membagi THR untuk berbagai kebutuhan seperti tabungan, investasi, dan kebutuhan hari raya sehingga penggunaannya lebih terarah. |
| Apakah THR sebaiknya digunakan untuk menabung atau investasi? | Ya. Sebagian THR sebaiknya disisihkan, misalnya sekitar 10 persen, untuk tabungan atau investasi agar dapat membantu memenuhi kebutuhan di masa depan. |
| Kapan THR boleh digunakan untuk memenuhi keinginan pribadi? | Setelah kebutuhan utama dan kewajiban keuangan terpenuhi, sisa THR dapat digunakan untuk keinginan seperti membeli pakaian baru, makanan khas Lebaran, atau memberi angpao kepada keluarga. |


















