Jakarta, IDN Times – Turki resmi mengantongi 15 persen saham di BP Energy Company of Kirkuk Limited, perusahaan yang mengelola salah satu lapangan minyak utama Irak di kawasan utara. Pengalihan saham itu diumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (28/7/2026) setelah bertemu Perdana Menteri (PM) Irak Ali al-Zaidi di Ankara, sementara kedua pemerintah memandang langkah tersebut sebagai kemajuan penting dalam mempererat kerja sama energi kedua negara.
“Lapangan produksi Kirkuk telah diberikan kepada Turkish Petroleum sebagai mitra. Perjanjian yang ditandatangani hari ini merupakan langkah bersejarah dalam hal kemitraan di sektor energi,” kata Erdogan, dikutip Anadolu Agency. Pengumuman itu disampaikan setelah terjalinnya kemitraan baru antara Turki dan Irak di sektor energi.
