Laporan keuangan menjadi salah satu sumber informasi penting bagi investor sebelum membeli saham sebuah perusahaan. Dari laporan tersebut, investor dapat melihat kondisi pendapatan, laba, utang, arus kas, hingga aset yang dimiliki perusahaan. Namun, membaca laporan keuangan tidak cukup hanya dengan melihat angka yang paling besar atau laba yang paling tinggi.
Kesalahan dalam memahami angka tertentu justru bisa membuat investor mengambil kesimpulan yang kurang tepat. Apalagi, kondisi perusahaan tidak bisa dinilai hanya dari satu indikator. Berikut lima kesalahan yang sebaiknya dihindari sebelum membeli saham berdasarkan laporan keuangan.
