Comscore Tracker

5 Biaya Kartu Kredit yang Harus Kamu Ketahui

Jangan asal pakai, pahami juga segala biaya kartu kredit

Jakarta, IDN Times - Banyak orang yang menganggap memiliki kartu kredit akan memberikan berbagai macam kemudahan. Anggapan itu sebenarnya tidak salah, terutama buat kamu yang gemar bertransaksi baik secara offline maupun online.

Ada bermacam kemudahan yang bisa kamu dapatkan jika memiliki kartu kredit. Mulai dari diskon, cicilan 0 persen, cashback, reward points, hingga fasilitas lounge bandara bisa kamu dapatkan jika kamu adalah pemilik kartu kredit.

Namun, kartu kredit tidak melulu soal kemudahan. Sebab, ada banyak hal yang mesti kamu ketahui tentangnya. Salah satunya adalah soal biaya kartu kredit.

Biaya kartu kredit adalah besaran yang mesti kamu bayar berkaitan dengan kartu kredit di tanganmu. Kebanyakan orang menanggap biaya kartu kredit hanya berkaitan dengan denda keterlambatan membayar tagihan, padahal ada banyak jenis biaya kartu kredit yang harusnya kamu pahami.

Berikut ini 5 biaya kartu kredit yang harus kamu ketahui untuk jadi informasi tambahan buat kamu.

Baca Juga: Tips Memilih Kartu Kredit, Buat Kamu yang Punya Gaji Rp3 Jutaan

1. Biaya Tahunan (annual fee)

5 Biaya Kartu Kredit yang Harus Kamu KetahuiIlustrasi credit (IDN Times/Arief Rahmat)

Biaya kartu kredit yang pertama adalah annual fee alias biaya tahunan. Biaya tahunan dapat diartikan sebagai biaya yang harus kamu bayarkan sebagai imbas dari segala fasilitas dari penerbit kartu kredit kepada kamu selaku pengguna kartu kredit.

Terkait besarannya bervariasi tergantung jenis kartu kredit yang kamu punya, apakah classic, gold, platinum, atau hitam sekalipun.

Selain itu, besaran biaya tahunan ini juga dipengaruhi oleh fasilitas apa yang bisa kamu dapatkan sebagai pemegang kartu kredit. Semakin lengkap fasilitas, maka semakin besar biaya tahunan yang mesti kamu bayarkan.

Namun, ada juga kartu kredit yang tidak memiliki biaya tahunan. Kartu kredit jenis ini biasanya memiliki fasilitas terbatas.

Biaya tahunan ini biasanya akan dikenakan dalam tagihan pertama kamu atau setelah penggunaan selama satu tahun.

2. Biaya Keterlambatan

5 Biaya Kartu Kredit yang Harus Kamu KetahuiTransaksi dengan menggunakan kartu kredit BNI (Dok. BNI)

Biaya kartu kredit yang mungkin paling dikenal pengguna kartu kredit baru atau lama tentunya biaya keterlambatan.

Biaya keterlambatan dibebankan jika kamu terlambat membayar tagihan kartu kreditmu. Biaya keterlambatan ini biasanya sebesar 3 persen dari total tagihan atau dengan besaran nilai maksimum yang sudah ditetapkan penerbit kartu kredit.

Untuk menghindari biaya keterlambatan ini kamu bisa memanfaatkan fitur auto debit untuk pembayaran tagihan. Ini bisa kamu lakukan jika kamu memiliki rekening tabungan di bank yang sama dengan bank penerbit kartu kreditmu.

Maka dari itu, jangan sampai telat membayar tagihan kartu kredit kamu ya!

Baca Juga: 4 Hal yang Wajib Kamu Perhatikan Bila Gunakan Kartu Kredit, Awas Tekor

3. Biaya Kelebihan Pemakaian

5 Biaya Kartu Kredit yang Harus Kamu Ketahuiilustrasi kartu kredit dan debit (IDN Times/Mela Hapsari)

Biaya kartu kredit berikutnya yang mesti kamu ketahui adalah biaya kelebihan pemakaian alias over limit fee.

Setiap kartu kredit memiliki batasan penggunaan atau limit yang diperoleh saat pengajuan kartu kredit kamu diterima.

Batas penggunaan atau limit ini merupakan nominal maksimal yang bisa kamu transaksikan menggunakan kartu kredit.

Jika kamu kemudian bertransaksi menggunakan kartu kredit lebih dari limit maka kamu akan dikenakan biaya kelebihan pemakaian.

Adapun rata-rata bank penerbit kartu kredit menerapkan over limit fee dengan nominal mulai dari Rp40 ribu hingga Rp150 ribu. Namun, ada juga beberapa bank penerbit kartu kredit yang menggratiskan biaya kelebihan pemakaian.

Baca Juga: Biar Gak Dibobol Orang, Begini Tips Amankan Kartu Kredit Kamu

4. Biaya Materai

5 Biaya Kartu Kredit yang Harus Kamu KetahuiIlustrasi meterai Rp10.000 (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Biaya materai menjadi jenis biaya kartu kredit yang sering luput dipahami para pengguna kartu kredit.

Biaya materai sebesar Rp3.000 akan dibebankan kepada kamu selaku pengguna kartu kredit jika kamu bertransaksi dengan nominal Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

Sementara biaya materai sebesar Rp6.000 mesti kamu bayarkan jika kamu bertransaksi di atas Rp1 juta.

Biaya materai ini sendiri diatur pemerintah dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perubahan Bea Materai dan Besarnya Batasan Pengenaan Harga Nominal.

5. Biaya Konversi Mata Uang

5 Biaya Kartu Kredit yang Harus Kamu KetahuiIDN Times/Holy Kartika

Buat kamu yang suka bertransaksi dari situs luar negeri seperti eBay, Amazon, dan lainnya maka kamu harus memahami biaya konversi mata uang sebagai bagian dari jenis biaya kartu kredit.

Setiap kamu bertransaksi menggunakan kartu kredit via situs luar negeri tersebut maka akan ada biaya konversi mata uang yang akan ditambahkan dalam tagihanmu.

Ada dua bagian biaya konversi mata uang. Pertama adalah biaya yang dibebankan dari Credit Card Network seperti Visa dan Mastercard dengan besaran antara satu hingga dua persen dari total transaksi.

Kemudian biaya konversi mata uang yang kedua datang dari bank penerbit kartu kredit dengan besaran 1,5 sampai 2,5 persen dari nilai transaksi.

Itu dia 5 biaya kartu kredit yang harus kamu ketahui untuk informasi tambahan buat kamu. Semoga bisa membantu kamu dalam pengelolaan keuangan menggunakan kartu kredit ya!

Baca Juga: 5 Cara Bijak Menggunakan Kartu Kredit agar Jauh dari Lilitan Utang

Topic:

  • Hana Adi Perdana
  • Septi Riyani
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya