Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Amarah

ilustrasi kemarahan (pexel.com/ Maurício Mascaro)
ilustrasi kemarahan (pexel.com/ Maurício Mascaro)

Kali ini hilang semua ramah
Kau buat aku marah memerah
Membuncah segala resah
Logika seakan musnah

Diam!
Aku sudah naik pitam
Kesabaranku sudah habis dimakan temaram
Sebab tingkahMU membuatku geram

Percayaku kau ragukan
Sabarku kau permainankan

Jangan dulu bicara
Sekarang giliranku bersuara
Karena ketika aku murka
Aksaraku adalah senjata

Sudah cukup aku bisu
Sudah cukup tau aku
Sekarang aku sudah tak mau tau
Maafmu sudah tak perlu!

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Misi Gagal untuk Gagal

06 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction