Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Amarah

[PUISI] Amarah
ilustrasi kemarahan (pexel.com/ Maurício Mascaro)
Share Article

Kali ini hilang semua ramah
Kau buat aku marah memerah
Membuncah segala resah
Logika seakan musnah

Diam!
Aku sudah naik pitam
Kesabaranku sudah habis dimakan temaram
Sebab tingkahMU membuatku geram

Percayaku kau ragukan
Sabarku kau permainankan

Jangan dulu bicara
Sekarang giliranku bersuara
Karena ketika aku murka
Aksaraku adalah senjata

Sudah cukup aku bisu
Sudah cukup tau aku
Sekarang aku sudah tak mau tau
Maafmu sudah tak perlu!

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
[PUISI] Tempat Favorit

[PUISI] Tempat Favorit

01 Feb 2024, 21:04 WIB
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎