Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Izinkanlah Aku

ilustrasi jalan sepi
ilustrasi jalan sepi (pexels.com/Pixabay)

Di antara lengang jalan di malam sunyi itu
Izinkanlah aku berjalan di sampingmu
Membawa lentera yang menerangi jalanmu
Yang begitu terjal dan berbatu
Juga gelap dan tak terbaca oleh denah-denah yang ada

Di antara kubangan air di jalan itu
Yang dilewati mobil dan (akan) memercik ke arahmu
Izinkalah aku menjadi tameng yang akan melindungi
Menutupimu dari segala bahaya

Di antara segala ingin dan anganmu
Di antara butuh dan betahmu
Juga di antara segala kerumitan hidupmu
Izinkanlah aku, Kekasih
Menjadi apa saja bagimu
Baju, celana, bahkan kaca matamu
Yang selalu ada dan bersamamu setiap waktu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Teks Tanpa Pengirim

23 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perkuburan

[PUISI] Menuju Ketiadaan

23 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi angin

[PUISI] Embusan

22 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi wanita yang berdiri di dekat kereta

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung

21 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Potret kursi roda

[CERPEN] Kursi Roda Ali

20 Jan 2026, 21:56 WIBFiction
ilustrasi seorang pria di tengah keramaian

[PUISI] Berlalu-Lalang

20 Jan 2026, 21:48 WIBFiction