Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kalimat Pendek untuk Perasaan Panjang

[PUISI] Kalimat Pendek untuk Perasaan Panjang
ilustrasi menulis (pexels.com/MART PRODUCTION)

Kutulis kata sependek helaan,
menyimpan makna tak berakhiran.
Sekilas tampak sederhana,
padahal isinya rasa yang lama.

Aku belajar merangkum rindu,
dalam satu titik tanpa temu.
Kalimat singkat kupilih pelan,
agar tak tumpah perasaan.

Huruf-huruf berdiri seadanya,
namun gema hatinya ke mana-mana.
Yang ringkas sering disalahpaham,
karena terlalu dalam untuk dipendam.

Maka kubiarkan ia pendek saja,
biar perasaan yang bicara.
Sebab yang panjang tak selalu jelas,
kadang yang singkat justru membekas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan

11 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction