Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kritik pada Rintik

ilustrasi mengeluh pada hujan (Pexels/Pixabay)
ilustrasi mengeluh pada hujan (Pexels/Pixabay)

Untuk apa hujan menerjang

Kalau rindu tak jua sambang

Buat apa puisi melankoli

Jika rasa ditakdir mati

Sepenting apa lagu patah hati

Jika ia tak benar-benar diraih

 

Kala pujangga menetapkan sajak

Dan tuan menatap nyalak

Bagaimana bisa berlaku riang?

Jika yang tertuju tak mungkin terengkuh

 

Mengapa rintik mengantar haru

Salurkan tenang berbalut sendu

Tinggalkanku bersama emosi tak perlu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Alfi Maziyah Churil Ain
EditorAlfi Maziyah Churil Ain
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cinta dalam Bayangan

15 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction