Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Luka Beserta Obatnya

[PUISI] Luka Beserta Obatnya
ilustrasi patah hati (pexels.com/RDNE Stock project)

Aku ingin mengabaikanmu layaknya daun mengabaikan angin
Yang telah membuatnya beterbangan dari rantingnya di udara
Aku ingin mengabaikanmu layaknya daun mengabaikan angin
Yang telah membuatnya jatuh dari rantingnya menuju tanah

Kamu tahu apa artinya dirimu di hidupku? Kamu adalah luka sekaligus obatnya
Saat bersamamu aku merasakan sakit sekaligus bahagia secara bersamaan
Luka itu mungkin akan sembuh, tapi tidak dengan bekasnya
Yang kian membekas dan tenggelam bersama kenangan indah

Apakah aku menyesal pernah mengenalmu?
Maka akan dengan lantang kujawab tidak!
Mengenalmu termasuk ke dalam episode bahagia
Yang pernah kulalui dalam hidupku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Winda Afrida
EditorWinda Afrida

Related Articles

See More

[PUISI] Sajak Rindu

20 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Euforia Lawas

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction