Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Masih Ada Cahaya di Ujung Lelah

[PUISI] Masih Ada Cahaya di Ujung Lelah
ilustrasi pria di lorong (pexels.com/Jonathan Santiago)

Aku tahu, hidup tak selalu ramah,
kadang langkah terasa terlalu panjang,
dan hati nyaris kehilangan arah.

Namun setiap kali aku hampir menyerah,
ada suara kecil di dada
yang berbisik pelan: “sedikit lagi.”

Aku belajar percaya,
bahwa bahkan dari gelap paling pekat,
selalu ada cahaya yang menunggu ditemukan.

Maka hari ini,
meski dengan napas yang pendek dan tangan gemetar,
aku tetap berjalan
karena harapan tak pernah benar-benar padam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction