Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Meminjam Pundak untuk Bersandar

Ilustrasi sedih
ilustrasi sedih (pexels.com/Karola G)

Cahaya remang menyelimuti hari
Jiwa menanggung janji yang tak terperi
Tawa kuberi, namun hati merangkak letih
Menyimpan badai yang tak kunjung pulih

Seluruh ruang kuberikan untuk bertahan
Menjadi dermaga bagi perahu yang pecah
Kini air mata mendamba untuk tumpah
Mencari keheningan, tempat jiwa bisa pasrah

Aku tak mencari solusi, hanya ingin bersandar
Pada seseorang yang mau meminjamkan pundaknya
Mengizinkan sebentar peran ini terlepas
Mengembalikan diriku pada nafas yang ikhlas

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Tanggal Kelahiran

05 Feb 2026, 16:47 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi pintu

[PUISI] Pertentangan Liat

02 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

02 Feb 2026, 05:04 WIBFiction