Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mendekap Luka

[PUISI] Mendekap Luka
Freepik.com/jcomp

Tidurnya hanya alasan

Tawanya hanya kebohongan

Senyumnya penuh kegetiran 

Yang ada di sana hanyalah kepura-puraan

Batinnya selalu berperang 

Sanubarinya tertikam berulang-ulang 

Namun raganya masih mampu bertahan

Ada doa yang selalu dipanjatkan 

Berharap semua luka yang terpendam

Lekas hilang berganti dengan kebahagiaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Sudut Trotoar Kota

24 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction