Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pengecut Dunia, Pecundang Akhirat

ilustrasi parlemen (unsplash.com/Marco Oriolesi)
ilustrasi parlemen (unsplash.com/Marco Oriolesi)

Itulah para pengecut dunia
Tikus-tikus berdasi yang mengubah konstitusi demi perut sendiri

Itulah para pengecut dunia
Raja-raja yang mengutus boneka-boneka demi melanggengkan kekuasaannya

Itulah para pengecut dunia
Pasukan hijau dan cokelat yang menakut-nakuti rakyat, lalai kewajiban

Itulah para pengecut dunia
Santer para lebah social media menjilat penguasa untuk memecah belah

Itulah para pengecut dunia
Barisan-barisan buta yang tertipu serangan fajar dan joget ria, menyia-nyiakan hak suara

Dan merekalah para pecundang akhirat
Mereka tergelak di bumi yang sementara ini, mempercandakan penderitaan hari-hari
Sejenak gelap pandangan, lupa bahwa Tuhan bukan angan-angan
Sampai kapan mereka mendustakan kehidupan seusai kematian?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
E N C E K U B I N A
EditorE N C E K U B I N A
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Monolog

11 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi buku di reruntuhan gedung

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi cahaya lilin dan bunga

[PUISI] Pulih dalam Sepi

08 Jan 2026, 15:07 WIBFiction
Ilustrasi sampai jumpa

[PUISI] Sampai Jumpa Besok

08 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction