Kita sering memuja warna jingga yang memudar
Seolah luka bisa sembuh hanya dengan bersandar
Padahal di balik garis cakrawala yang merona
Ada malam yang bersiap menelan seluruh warna

Jangan tertipu pada indah yang sebentar saja
Sebab cahaya selalu punya cara untuk manja
Ia datang hanya untuk pamit dengan tergesa
Meninggalkan kita dalam gigil sunyi yang terasa

Tak perlu menahan Matahari agar jangan pulang
Karena yang terang memang ditakdirkan hilang
Terimalah bahwa setiap pelukan akan melepaskan
dan senja hanyalah cara lembut menuju ketiadaan