Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Titik Lemah

[PUISI] Titik Lemah
ilustrasi depresi (pixabay.com/422694)
Share Article

Aku tidak seistimewa itu sampai merasa hadirku dinanti
Bukan manusia dengan segudang harapan 
Aku tak memikul tumpukan beban berkepanjangan
Namun nostalgiaku dengan angan-angan selalu mendamaikan

Aku terlalu lemah untuk kembali percaya diri
Terlalu rapuh untuk menata kembali kekacauan ini
Aku tak punya kuasa atas apa pun
Benar saja, punya apa aku untuk kembali berdiri tegak kembali
Sadar manusia sepertiku memang tidak sedikit
Dan sekarang aku sedang sangat tidak percaya diri

 

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team