Comscore Tracker

5 Pesan dari Sabtu bersama Bapak yang Membuat Perasaanmu Membaik

Pesan-pesan dalam novel ini sungguh sarat makna

Pembaca Sabtu Bersama Bapak karangan Adhitya Mulya tentu tahu bagaimana jalan cerita dalam buku ini. Siapa sangka, pesan-pesan Bapak Gunawan Garnida ini begitu melekat dalam hati pembacanya. Bahkan dijadikan rujukan nasihat oleh kedua tokoh utama (anak Bapak Gunawan) dalam cerita ini hingga mereka dewasa. Apa saja sih pesan Bapak Gunawan dalam buku ini? Yuk simak!

1. Jangan lupa tiketnya!

5 Pesan dari Sabtu bersama Bapak yang Membuat Perasaanmu Membaikunsplash.com/@rawpixel

Dalam hidup kita suatu saat akan datang orang yang mengatakan soal prestasi akademik yang tidak penting. Namun yang terpenting adalah attitude. Kemudian mereka akan berkata yang penting dari membangun karier adalah perilaku kita. Kemampuan kita berbicara, berinteraksi, bla bla bla. Mereka benar bahwa semua ini tidak ada sekolahnya. Tapi statement bahwa prestasi akademik itu tidak penting adalah sesuatu yang menurut 'Bapak' salah.

Attitude baik kalian tidak akan terlihat perusahaan karena mereka sudah membuang lamaran kerja kalian jika prestasi buruk. Prestasi akademik yang baik bukan segalanya. Tapi memang membukakan lebih banyak pintu, untuk memperlihatkan kualitas kita yang lain. Belajarlah untuk mendapat akhlak yang baik, kembangkan bakat kalian, apapun itu. Tapi satu saja, jangan lupa tiketnya!

Begitulah salah satu pesan yang disampaikan Bapak Gunawan pada kedua anaknya, ada benarnya juga yah? Tanpa prestasi akademik yang baik, kita juga tidak akan mendapatkan kesempatan untuk mengasah soft skill kita di tempat yang baik pula.

2. Jangan beri beban berat pada anak sulung

5 Pesan dari Sabtu bersama Bapak yang Membuat Perasaanmu Membaikunsplash.com/@Kellysikema

Seorang anak, tidak wajib menjadi baik atau pintar hanya karena dia sulung. Nanti yang sulung benci dengan takdirnya dan si bungsu tidak belajar tanggung jawab dengan cara yang sama. Semua anak wajib menjadi baik dan pintar karena memang itu yang sebaiknya semua manusia lakukan.

Kutipan nasihat Bapak Gunawan diatas ngena banget! Kadang masih banyak orang tua yang selalu memberikan motivasi dengan cara yang agaknya salah dan tidak adil didengar. Seperti,

Kamu anak sulung, harus jadi contoh!

Berbeda jika kita memotivasi seorang anak dengan kalimat,

Lihat adikmu, dia butuh perlindunganmu. He needs your help.

Lihat adikmu, selalu ingin memakai baju yang sama denganmu. Dia selalu melihatmu kak, karena di mata adikmu, kamu keren!

Betul kan, menjadi panutan bukanlah tugas anak sulung untuk adik-adiknya, tapi itulah tugas utama sebagai orang tua.

 

3. Harga diri datang dari akhlak

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

5 Pesan dari Sabtu bersama Bapak yang Membuat Perasaanmu Membaikunsplash.com/joshappel

Berawal dari kesedihan sang Bapak karena anaknya tak mau sekolah karena tidak dibelikan sepatu baru yang mirip dengan temannya. Siapa sangka nasihat sang Bapak ini begitu diingat anaknya hingga dia dewasa.

Harga diri kita tidak datang dari barang yang kita pakai. Tidak datang dari barang yang kita punya. Harga diri kita datang dari hati, datang dari akhlak kita. Anak yang jujur, anak yang baik, anak yang berani bilang Saya Benar ketika dia benar, dan anak yang berani meminta maaf ketika dia salah. Anak yang berguna bagi dirinya dan orang lain.

Baca Juga: Banyak Diskon, Ini 5 Tips Membeli Buku Baru di Akhir Tahun

4. Bermimpilah setinggi mungkin, tapi jangan lupakan rencananya

5 Pesan dari Sabtu bersama Bapak yang Membuat Perasaanmu Membaikunsplash.com/mparzuchowski

Bapak memberikan analogi sederana tentang sebuah mimpi pada anak-anaknya.

Kita mengenal Steve Jobs, Ford dan Pak Openg. Persamaannya mereka sama-sama punya

mimpi. Steve Jobs punya mimpi untuk mendengar lagu tanpa kaset atau CD. Ford bermimpi dapat bepergian tanpa kuda. Pak Openg bermimpi membuka toko mandiri. Mereka bertiga juga sama-sama bangun tidur dengan semangat karena mereka punya mimpi. Bedanya Jobs dan Ford mengkristalisasi mimpi itu dengan rencana, dan rencana itu mereka eksekusi dengan kerja keras. Ketika mereka gagal, mereka punya rencana lain hingga mimpi itu terwujud.

Mimpi akan baik jika kita punya rencana untuk merealisasikan mimpi itu. Jika tidak, kita hanya akan buang waktu.

Sobat, mimpi setinggi-tingginya memang tidak salah kok. Namun, itu akan menjadi sia-sia jika kita tidak membuat rencana dan bertindak atas sesuatu yang sudah berani kita impikan. Tanpa perencanaan dan aksi yang nyata mimpi hanya menjadi pepesan kosong.

5. Complimentary

5 Pesan dari Sabtu bersama Bapak yang Membuat Perasaanmu Membaikunsplash.com/zzbe

Banyak pendapat yang mengatakan membina sebuah hubungan itu untuk saling melengkapi. Nyatanya, ada hal lain yang lebih membaikkan hubungan ketimbang melengkapi kekurangan pasangan kita.

Adhitya Mulya dalam Bukunya Sabtu bersama bapak memberikan pernyataan epic perihal hubungan sebagai pasangan.

Membangun sebuah hubungan itu butuh dua orang yang solid, yang sama-sama kuat. Bukan yang saling mengisi kelemahan. Karena menjadi kuat adalah tanggung jawab masing-masing orang. Bukan tanggung jawab orang lain. Misal saya gak kuat agamanya, lantas saya mencari orang yang kuat agamanya. Pernikahan kami akan habis waktunya dengan melengkapi yang lemah. Padahal setiap orang sebenarnya wajib menguatkan agama. Terlepas dari siapapun jodohnya. Find someone complimentary, not supplementary.

Nah, sobat semoga kelima nasihat hidup di atas dapat kita ingat dalam hati dan pikiran kita ya! Begitu juga dengan mimpi, segera bangun dan lakukan aksi nyata untuk kehidupan kita yang lebih baik. Bekal lima nasihat ini mungkin bisa kamu sampaikan ke pasangan kamu di awal pekan ini lho, agar hari-hari menjalani pekerjaan menjadi lebih menyenangkan! Bagaimana perasaanmu? Membaik kan? :)

Baca Juga: Banyak Quotes Inspiratif, Ini Buku Michelle Obama yang Harus Kamu Baca

Jihan Mawaddah Photo Writer Jihan Mawaddah

Knowledge seeker

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya