Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Itu Okonomiyaki? Pancake Khas Jepang yang Gurih dan Unik
ilustrasi okonomiyaki (commons.wikimedia.org/pelican)

Pernah lihat makanan berbentuk seperti pancake, tetapi isinya justru sayuran, daging, atau seafood dengan saus dan topping yang ramai? Sekilas memang mirip pancake biasa, tetapi hidangan khas Jepang ini punya cara penyajian dan cita rasa yang cukup berbeda. Namanya okonomiyaki, makanan gurih yang kerap dimasak langsung di atas panggangan dan bisa disesuaikan dengan berbagai isian sesuai selera.

Yang menarik, nama okonomiyaki berasal dari kata yang berkaitan dengan “apa yang disukai” atau “sesuai selera”, jadi isiannya memang gak harus terpaku pada satu bahan. Kamu bisa menemukan okonomiyaki dengan isian kol dan daging, seafood, hingga berbagai topping yang bikin tampilannya makin menggoda. Lalu, sebenarnya apa itu okonomiyaki dan kenapa makanan khas Jepang ini begitu menarik? Yuk, kenali lebih dekat asal-usul, bahan, dan keunikannya di artikel berikut!

1. Okonomiyaki adalah pancake gurih khas Jepang

ilustrasi okonomiyaki (commons.wikimedia.org/ノボホショコロトソ)

Kalau mendengarkan kata pancake, biasanya yang ada di pikiran adalah makanan manis dengan tambahan sirup atau buah. Namun, okonomiyaki menawarkan pendekatan yang berbeda. Adonan yang terbuat dari tepung ini umumnya dicampurkan dengan kol dan beragam bahan gurih lainnya. Setelah dimasak di atas grill, bagian atasnya dilapisi dengan saus okonomiyaki, mayones, dan kadang-kadang diberi taburan bonito flakes atau aonori.

Karena isiannya dapat disesuaikan sesuai selera, hidangan ini terasa lebih fleksibel dibandingkan dengan pancake umumnya. Kamu juga bisa menemukan variasi yang menggunakan daging, seafood, atau bahan lain tergantung dari daerah dan restoran yang menyajikannya. Jadi, kalau kamu berpikir bahwa okonomiyaki hanyalah pancake Jepang biasa, ternyata konsepnya jauh lebih menarik.

2. Namanya berasal dari kata "suka" dan "memasak"

ilustrasi menyimpan bahan makanan di kulkas (unsplash.com/Ello)

Nama okonomiyaki ternyata memiliki makna yang sesuai dengan karakter makanannya. Istilah ini berasal dari kata okonomi yang berarti “sesuai selera” atau “apa yang disukai” dan yaki yang berarti memanggang atau memasak di atas panas. Makna tersebut sangat relevan karena bahan-bahan yang digunakan dalam okonomiyaki dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing.

Oleh karena itu, kamu mungkin akan menemukan satu okonomiyaki yang berisi daging, sedangkan versi lainnya menggunakan bahan seperti udang, cumi, atau variasi berbeda. Konsep ini membuat okonomiyaki terasa familiar dengan kebiasaan makan sehari-hari yang menyesuaikan menu dengan isi kulkas atau selera. Singkatnya, namanya bukan hanya unik, tetapi juga mencerminkan kebebasan dalam menentukan isi hidangan.

3. Kol menjadi salah satu bahan penting

ilustrasi kubis (freepik.com/azerbaijan-stockers)

Sekilas, kol mungkin tampak seperti bahan biasa yang hanya berfungsi menambah tekstur. Namun, dalam berbagai versi okonomiyaki, irisan kol justru berperan sebagai salah satu bagian utama yang memberikan kesan lebih ringan dan renyah pada isiannya. Kol dicampurkan ke dalam adonan bersama dengan tepung, telur, dan bahan lainnya sebelum semua elemen ini dimasak sampai matang.

Saat terkena panas, kol menjadi lebih lembut dan menyatu dengan adonan sehingga menciptakan tekstur yang khas. Inilah yang membuat okonomiyaki tidak terasa seperti pancake tepung yang berat dan membosankan. Jadi, ketika kamu memutuskan untuk membuatnya di rumah, jangan terburu-buru mengurangi jumlah kol hanya karena dianggap terlihat banyak di awal.

4. Ada dua gaya okonomiyaki yang populer

ilustrasi okonomiyaki (pixabay.com/tifanitopan)

Kalau kamu pernah melihat okonomiyaki yang memiliki penampilan berbeda, mungkin kamu penasaran apakah salah satunya bukan versi asli. Perbedaan tersebut bisa terjadi karena Jepang memiliki beberapa cara penyajian, di mana gaya Osaka dan Hiroshima adalah yang paling terkenal. Dalam gaya Osaka, bahan seperti kol dan adonan biasanya dicampur lebih dulu sebelum dimasak, sedangkan gaya Hiroshima cenderung disusun secara berlapis dan sering kali menggunakan mi.

Teknik berbeda ini membuat tekstur serta penampilan keduanya terasa sangat berbeda saat dinikmati. Menariknya, keduanya tetap mempertahankan ciri khas okonomiyaki sehingga mudah dikenali sebagai hidangan Jepang. Oleh karena itu, gak perlu bingung memilih yang mana yang dianggap paling benar karena masing-masing memiliki karakter dan penggemarnya sendiri.

5. Topping membuat rasanya semakin khas

ilustrasi mayones (freepik.com/Azerbaijan_stockers)

Aspek yang paling menarik perhatian orang terhadap okonomiyaki sering kali berasal dari penampilannya setelah dimasak. Saus okonomiyaki yang manis dan gurih, serta mayones biasanya digunakan untuk menghias bagian atas, sehingga hidangan tampak semakin menggoda. Namun, tidak hanya itu, beberapa variasi juga ditambahkan aonori atau rumput laut kering dan katsuobushi yang berupa serpihan ikan bonito kering.

Saat katsuobushi terkena suhu panas, serpihannya dapat terlihat bergerak, membuatnya menjadi salah satu daya tarik visual yang menarik. Kombinasi topping ini juga menambah lapisan rasa dan aroma yang membuat setiap gigitannya terasa lebih kaya. Oleh karena itu, menikmati okonomiyaki bukan cuma soal adonananya, namun juga pengalaman melihat dan mencicipi topping yang melengkapinya.

6. Okonomiyaki sering dinikmati langsung dari panggangan

ilustrasi okonomiyaki (commons.wikimedia.org/ume-y)

Ada pengalaman yang berbeda saat okonomiyaki disajikan panas langsung di atas teppan atau panggangan panas di meja makan. Aroma adonan yang sedang dipanggang perlahan berpadu dengan saus lezat dan topping, sehingga rasanya sudah membuat lapar sebelum menyantapnya. Di beberapa tempat, pengunjung bahkan dapat berpartisipasi memasak atau menyelesaikan proses pemanggangan dengan arahan dari restoran.

Metode penyajian seperti ini menciptakan pengalaman makan okonomiyaki yang lebih interaktif, terutama saat dinikmati bersama teman atau keluarga. Selain sebagai makanan, proses memasaknya juga menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang mengasyikkan. Jadi, kalau ingin mencoba okonomiyaki untuk pertama kali, menyantap versi yang dimasak di atas teppan bisa menjadi pengalaman yang seru.

Okonomiyaki bukan sekadar pancake gurih khas Jepang, tetapi hidangan fleksibel yang bisa diisi dan diberi topping sesuai selera. Mulai dari kol, daging, seafood, hingga saus dan katsuobushi, setiap komponennya punya peran dalam menciptakan rasa dan tekstur yang khas. Jadi, kalau selama ini cuma penasaran dengan tampilannya, sekarang saatnya kenalan lebih dekat dengan okonomiyaki dan menemukan versi favoritmu sendiri!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article