5 Pasar Tradisional di Jakarta untuk Kulineran, Mana Kesukaanmu?

- Pasar Baru memadukan kuliner legendaris seperti Bakmi Gang Kelinci, Bakmi Aboen, cakue, dan es krim jadul dengan kedai kopi kekinian di suasana heritage.
- Pasar Santa menawarkan konsep hangout kreatif dengan menu tren dan tradisional, sedangkan Pasar Jatinegara dikenal lewat jajanan legendaris seperti combro, siomay, bakmi, gado-gado, dan roti jadul.
- Pasar Kue Subuh Senen menyediakan ratusan pilihan kue serta gorengan murah sejak malam hingga dini hari; Pasar Mayestik melengkapi wisata kuliner dengan kebab, cendol, jajanan tradisional, dan makanan berat.
Menjelajahi pasar kuliner di Jakarta akan menjadi pilihan tepat kalau kamu ingin berburu hidangan lezat tapi dengan harga bersahabat. Di balik megahnya pusat perbelanjaan modern, pasar-pasar tradisional di ibukota ini justru menyimpan deretan sajian legendaris hingga kedai kekinian yang menggugah selera. Asal tahu lokasi yang pas, akan membantumu menemukan hidden gems kuliner terbaik tanpa bingung memilih destinasi.
Nah, ternyata banyak sekali pasar tradisional di Jakarta untuk kulineran yang bisa kamu kunjungi dalam waktu dekat. Setiap lokasi menyajikan keunikan rasa dan atmosfer khas, mulai dari jajanan pasar klasik hingga hidangan modern ramah kantong. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini untuk tahu pasar mana saja yang bisa kamu coba!
1. Pasar Baru

ilustrasi bakmi (unsplash.com/Edwin Petrus) Buat warga Jakarta, siapa sih yang gak tahu tentang Pasar Baru Jakarta Pusat yang unik dan bernuansa heritage ini. Di balik deretan bangunan bersejarah tempo dulu, pusat perdagangan tertua di Jakarta tersebut menyimpan surga kuliner tersembunyi yang menggugah selera. Dimulai dengan aroma gurih Bakmi Gang Kelinci yang melegenda sejak era 1950-an, atau ada juga kelezatan Bakmi Aboen.
Kelezatan kuliner Pasar Baru semakin lengkap dengan renyahnya Cakue Ko Atek yang bisa jadi camilan sebelum makan berat. Namun kalau mau yang dingin menyegarkan, ada sajian es krim jadul Restoran Tropic yang menawarkan cita rasa nostalgia.
Tak hanya hidangan klasik, letaknya yang dekat dengan kawasan modern Pos Bloc turut menghadirkan beragam kedai kopi kekinian bagi para penikmat kuliner muda. Keberagaman sajian dari yang gurih hingga manis menjadikan petualangan rasa di Pasar Baru tak pernah membosankan. Harganya masih relatif ramah di kantong plus punya atmosfer yang unik yang cocok buat kawula muda sampai orangtua.
2. Pasar Santa
Kalau membahas pasar kuliner di Jakarta rasamya kurang lengkap tanpa menceritakan kawasan Pasar Santa di Kebayoran Baru. Pasar yang telah bertransformasi menjadi pusat hangout kreatif ini menawarkan beragam kejutan rasa yang serba unik. Apalagi tiap lantai di sini ditawarkan dengan konsep kekinian yang membuatnya gak pernah sepi pengunjung.
Daya tarik utama kuliner Pasar Santa terletak pada ragam menunya yang sangat bervariasi dan mengikuti tren anak muda. Buat pencinta keju, bisa mencicipi kelezatan baked potato berlapis keju leleh di Neustadt Eatery. Mau yang berkuah dan gurih, bisa melipir menjajal tori paitan di Rama Ramen.
Gak ketinggalan, ada minuman populer es kopi susu getangga dari Toko Kopi Tuku juga, lho! Dan jika mau makan yang tradisional banget, ada Sego Pecel SGPC yang autentik. Baru deh setelahnya, kamu wajib berkeliling ke stand fashion sampai musik di sekitarnya yang gak kalah menarik buat dikunjungi.
3. Pasar Jatinegara

ilustrasi roti fresh dari oven (unsplash.com/serioja) Jalan-jalan ke Pasar Jatinegara di Jakarta Timur selalu punya cara sendiri buat memanjakan perut. Di balik riuhnya lorong-lorong pasar ini, ada banyak jajanan legendaris yang rasanya masih konsisten terjaga dari dulu sampai sekarang. Apalagi kini lagi tren pasar tradisional di Jakarta untuk kulineran.
Begitu masuk ke area pasar, kamu bisa langsung mencium aroma gurih combro renyah ala Bu Aminah. Masih kurang kenyang? Lanjut mengantre Siomay Wawa yang kenyal dan kaya bumbu. Dan kalau mau makan siang yang lebih kenyang, semangkuk Bakmi Lorong yang hangat pasti jadi pilihan yang menarik.
Tenang, ada Gado-Gado Encim kalau kamu ingin makan sayur tapi tetap dengan cara yang nikmat. Eits, sebelum pulang, jangan lupa mampir ke Toko Roti Gelora buat borong aneka roti jadul beraroma harum sebagai oleh-oleh.
4. Pasar Kue Subuh Pasar Senen
Pasar Kue Subuh Senen di Jakarta Pusat bisa jadi pilihan menarik buat berburu kuliner, terutama kalau kamu suka jajanan pasar yang murah dan beragam. Gak banyak yang tahu kalau ternyata tempat belanja ini bahkan sudah ada sejak 1980-an, lho. Meski namanya 'subuh', tapi mereka sudah mulai ramai sejak malam hingga dini hari terutama saat akhir pekan.
Di dalamnya ada ratusan pedagang yang menawarkan aneka kue basah, roti, sampai gorengan. Pilihannya macam-macam, mulai dari lemper, dadar gulung, kue lapis, onde-onde, hingga kue talam yang dibuat segar oleh para penyuplai. Kalau lebih suka camilan gurih, area ini punya banyak pilihan gorengan yang cocok disantap langsung setelah dibeli. Risoles mayo, pastel, lontong isi, dan kroket biasanya tersedia dalam kondisi hangat dan bisa dinikmati bersama cabai rawit atau bumbu kacang.
Hal yang membuat pasar ini juara adalah harganya yang ramah di kantong. Makanya, banyak yang mampir ke sini buat berburu sarapan, bekal, sampai suguhan di rumah. Bukan cuma jajanan pasar, kamu akan dengan mudah menemukan aneka kue untuk kebutuhan acara, seperti bolu gulung, chiffon cake, brownies, dan bolu marmer yang dijual dalam ukuran loyang dengan harga relatif terjangkau.
5. Pasar Mayestik

ilustrasi nasi padang (pexels.com/Noval Gani) Pasar Mayestik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan memang dikenal sebagai tempat berburu kain dan jasa penjahit, tetapi urusan kuliner juga gak kalah menarik. Namun, di sela-sela keramaian pasar, kamu dapat mengisi perut yang pilihannya luar biasa banyaknya.
Salah satu yang banyak diburu adalah Kebab Mayestik atau Kebab AB yang terkenal dengan porsinya jumbo dan isian daging sapi olahan yang melimpah. Kebab ini makin menggoda dengan siraman mayones dan saus pedas gurih yang cocok buat kamu yang suka jajanan dengan rasa bold. Lanjut setelah puas makan, wajib mampir ke Es Cendol Elizabeth khas Bandung dengan isian kenyal, santan gurih, dan gula merah yang manisnya pas.
Jangan cepat puas ya karena masih ada aneka jajanan tradisional sampai buah potong segar di pelataran dan lorong lantai dasar Pasar Mayestik juga dipenuhi pilihan yang menarik. Ada kue cubit setengah matang dengan varian topping beragam, pastel, risol, klepon, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk pilihan makan yang lebih mengenyangkan, kamu bisa memilih soto mie Bogor atau mampir ke RM Padang Sepakat yang sering disebut hidden gems.
Bagaimana, banyak kan pilihan pasar kuliner di Jakarta yang bisa kamu kamu kunjungi? Apalagi masing-masing sudah lama buka dan tetap bertahan mempertahankan jati diri sebagai pasar tradisional tanpa tertinggal oleh modernisasi. Mau sekadar cari camilan sampai makan berat, gak akan bingung pilihan!




















