Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Kiat Proses Penyimpanan Telur Rebus, Jangan Disepelekan!

7 Kiat Proses Penyimpanan Telur Rebus, Jangan Disepelekan!
downshiftology.com
Share Article

Telur rebus merupakan satu dari sekian olahan telur yang kerap disajikan. Walaupun proses memasaknya terbilang sangat praktis, namun telur rebus pun tak kalah sedap dibandingkan kreasi telur lainnya. Sayangnya, terkadang penyimpanan telur rebus malah keliru sehingga telur rebus pun rentan busuk. Nah, inilah beberapa kiat untuk mengatasi hal tersebut!

  1. 1. Sebaiknya, konsumsilah telur rebus dalam waktu 24 jam pasca dimasak

    courtneyssweets.com
    courtneyssweets.com

    Jangan biarkan telur rebus berada terlalu lama pada suhu ruangan. Pasalnya, kualitas telur rebus memang lebih rentan menurun dibandingkan telur yang masih mentah. Imbasnya, telur rebus dapat membusuk lebih cepat. Oleh sebab itu, santaplah telur rebus tersebut dalam waktu 24 jam pasca dimasak.

  2. 2. Tunggu sekitar 2 jam pasca telur rebus itu matang, lalu simpan di dalam kulkas

    purina.com
    purina.com

    Namun, apabila kuantitas telur rebus tersebut memang berlebih ataupun memang hendak disimpan, maka tunggulah sekitar 2 jam sejak telur rebus itu matang alias ketika suhu telur rebus sudah tak lagi panas. Selanjutnya, masukkan ke dalam kulkas.

  3. 3. Walaupun disimpan dalam kulkas, sebaiknya konsumsi telur rebus dalam rentang 6 hari pasca dimasak

    kristineskitchenblog.com
    kristineskitchenblog.com

    Selain itu, lama durasi penyimpanan di dalam kulkas pun sebaiknya tak lebih dari 6 hari. Sebab, kesegaran dan kualitas telur rebus akan terus menurun setiap harinya. Oleh sebab itu, sebaiknya konsumsi telur rebus tersebut dalam rentang waktu 6 hari pasca dimasak.

  4. 4. Jika menyimpan telur rebus tanpa cangkang, maka tempatkan di wadah kedap udara, lapisi bagian atas telur rebus dengan tisu yang dibasahi air matang

    seriouseats.com
    seriouseats.com

    Jika menyimpan telur rebus tanpa cangkang, maka kupaslah kulitnya pasca direbus. Sediakan wadah kedap udara, letakkan telur rebus pada wadah itu, lalu lapisi bagian atas telur rebus dengan tisu yang dibasahi air matang guna menjaga kelembaban, lalu tutup wadah tersebut. Pastikan untuk rutin mengganti tisu tersebut setiap hari. 

  5. 5. Alternatif lain, rendam telur rebus dalam air matang secukupnya sesuai banyak telur, lalu simpan dalam kulkas

    simplyrecipes.com
    simplyrecipes.com

    Alternatif lainnya, rendamlah telur rebus yang sudah dikupas tersebut di dalam air matang berjumlah secukupnya (sesuaikan dengan banyak telur). Kemudian, masukkan ke dalam kulkas. Teraturlah untuk mengganti air rendaman setiap hari agar telur tak malah terkontaminasi mikroba sehingga malah cepat membusuk.

  6. 6. Jangan simpan telur rebus di rak pada pintu kulkas, dan jauhkan dari makanan berbau tajam

    kitchentreaty.com
    kitchentreaty.com

    Saat menyimpan di dalam kulkas, jangan meletakkan telur rebus pada rak di pintu kulkas. Sebab, kegiatan buka-tutup pada pintu kulkas rupanya mengakibatkan suhu di area itu tak konsisten sehingga telur rebus pun lebih rentan membusuk. Selain itu, jauhkan telur rebus dari bahan makanan beraroma tajam karena dapat diserap oleh telur rebus. Imbasnya, citarasa dan aroma telur rebus tentu tak lagi khas.

  7. 7. Saat akan dikonsumsi, pastikan untuk memeriksa ulang kondisi telur rebus pasca disimpan

    againstallgrain.com
    againstallgrain.com

    Saat akan dikonsumsi pasca disimpan, pastikan untuk selalu memeriksa ulang kondisi telur rebus tersebut. Mulai dari perubahan citarasa, aroma, warna, serta teksturnya. Telur rebus yang sudah tak layak konsumsi memiliki ciri seperti beraroma sulfur yang pekat, berlendir atau berair, lembek, hingga kuning telur berwarna kecokelatan.

    Semoga tips di atas dapat membantu, dan selamat mempraktikkan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More