Istilah Milanese merujuk pada gaya memasak yang berasal dari kota Milan. Saat disajikan bersama salad arugula yang segar, perpaduan rasanya terasa sangat pas di setiap gigitan. Ajak keluarga memasak resep ini bersama!
Resep Pork Scallopini Milanese dengan Salad Arugula ala Italia

- Pork scallopini milanese memakai loin babi tanpa tulang yang dipipihkan, lalu direndam 2–2,5 jam dalam larutan air, garam, gula palem, dan bawang putih.
- Daging dilapisi tepung, telur, serta campuran panko-Parmesan, kemudian digoreng 2–3 menit per sisi hingga keemasan; oven digunakan bila suhu internal belum mencapai 63°C.
- Hidangan disajikan hangat dengan salad arugula, tomat, dan bawang merah berbalut lemon, cuka, serta minyak zaitun; perasan lemon segar ditambahkan saat penyajian.
Pork scallopini milanese adalah hidangan klasik Italia yang menggunakan daging babi tanpa tulang. Daging dipukul-pukul hingga tipis, lalu dibalut dengan tepung terigu, telur, dan tepung roti sebelum digoreng hingga renyah dan berwarna keemasan.
Bahan Membuat Pork Scallopini Milanese

4 potong daging babi bagian loin tanpa tulang, masing-masing sekitar 170 gr
2 sdm garam kosher
2 sdm gula palem (brown sugar)
5 siung bawang putih, memarkan
960 ml air dingin (atau secukupnya untuk merendam daging)
Bahan pelapis dan penggorengan:
500 gr tepung terigu serbaguna
3 butir telur ukuran besar, kocok lepas
100 gr tepung roti panko
25 gr keju parmigiano-reggiano, parut halus
Garam kosher dan lada hitam bubuk, secukupnya
60 ml minyak zaitun beraroma bawang putih atau minyak goreng biasa, tambahkan lagi jika perlu
Bahan salad arugula:
3 sdm air perasan lemon
1 sdm cuka balsamik lemon Sisilia, cuka balsamik putih, cuka white wine, atau cuka red wine
60 ml minyak zaitun beraroma bawang putih atau minyak zaitun extra virgin
280 gr baby arugula
3 buah tomat kecil, potong dadu
1/4 buah bawang bombai merah ukuran kecil, iris tipis
Bahan pelengkap:
Irisan lemon segar
Cara Membuat Pork Scallopini Milanese

Campurkan air dingin, garam kosher, gula merah, dan bawang putih yang sudah dimemarkan. Aduk hingga garam dan gula larut.
Buang lemak berlebih pada daging babi bagian loin (punggung) jika perlu. Letakkan daging di antara dua lembar plastik pembungkus (plastic wrap) dan pukul-pukul perlahan hingga ketebalannya menjadi sekitar 6 mm.
Rendam daging dalam campuran air garam tersebut. Tutup wadah dan simpan di dalam kulkas selama 2–2,5 jam.
Keluarkan daging dan keringkan permukaannya hingga benar-benar kering menggunakan tisu dapur.
Panaskan oven hingga suhu 190 derajat Celsius jika diperlukan untuk mematangkan daging setelah digoreng.
Campurkan tepung panko dan keju parmesan, lalu bumbui dengan sedikit garam dan merica. Siapkan tepung terigu serbaguna dan telur kocok di wadah terpisah.
Baluri daging dengan tepung terigu, celupkan ke dalam telur, lalu lapisi secara merata dengan campuran panko dan Parmesan.
Panaskan minyak di wajan hingga cukup panas. Goreng daging secara bertahap selama 2–3 menit di setiap sisi hingga renyah dan berwarna cokelat keemasan.
Jika bagian dalamnya belum matang sempurna, lanjutkan proses pematangan di dalam oven selama beberapa menit hingga suhu internal daging mencapai minimal 63 derajat Celsius.
Untuk salad, campurkan air perasan lemon, cuka, dan minyak zaitun. Aduk sebentar, lalu tuangkan ke atas campuran daun arugula, tomat, dan bawang bombay merah. Bumbui dengan garam dan merica, lalu aduk perlahan hingga rata.
Sajikan pork scallopini milanese di atas piring. Kucuri dengan air perasan lemon segar, beri salad arugula di atasnya, dan nikmati selagi hangat serta renyah.
Tips Membuat Pork Scallopini Milanese

Pipihkan bagian pork loin secara perlahan hingga ketebalannya seragam. Hal ini memastikan daging matang secara merata dan tetap juicy (tidak kering).
Setelah proses perendaman (brining), pastikan daging benar-benar kering. Langkah ini membuat lapisan pelapis menempel lebih baik, sehingga hasilnya lebih renyah.
Pork scallopini milanese paling nikmat disantap selagi hangat. Sajikan bersama salad arugula dan sedikit perasan air lemon untuk cita rasa yang lebih segar dan seimbang.
Dagingnya, yang renyah di luar namun tetap juicy di dalam, berpadu sempurna dengan salad arugula yang segar, menjadikan setiap suapan sungguh nikmat. Perpaduan rasa gurih, sedikit asam, dan kesegaran menciptakan hidangan yang seimbang sempurna, tanpa terasa berat!




















